2 Badai Besar Hampiri Perairan AS, Harga Minyak Melonjak

Dua Badai tengah mendekati di Perairan Teluk Meksiko yang memaksa operasional tambang minyak tutup untuk sementara waktu. Hal ini mendorong kenaikan harga minyak. Namun memang, sentimen terbesar yang akan mempengaruhi harga minyak adalah pemulihan ekonomi global yang terjatuh dalam akibat dampak dari COvid-19.

“Permintaan bahan bakar seperti bensin dan solar hampir mati akhir-akhir ini karena pandemi. Jadi sulit untuk bisa reli hanya karena adanya badai ganda yang luar biasa ini,” kata analis Again Capital John Kilduff memgutip CNBC, Selasa (25/8/2020).

Badai Marco diperkirakan akan datang lebih dulu, telah melemah saat mendekati pantai dan turun menjadi badai tropis pada Minggu malam. Badai Laura masih kuat dan bisa mengancam produksi migas lepas pantai.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate, yang menjadi patokan minyak AS, naik 28 sen atau 0,66 persen menjadi USD 42,62 per barel. Sedangkan harga patokan internasional minyak mentah Brent naik 78 sen atau 1,76 persen menjadi USD 45,13 per barel.

Pemerintah AS mengumumkan, Hingga Minggu, sekitar 57,6 persen produksi minyak lepas pantai di Teluk Meksiko telah ditutup, atau sekitar 1,07 juta barel per hari.

Perdagangan Sebelumnya

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *