Dolar AS Menguat Jelang Rilis Data Kunci Sektor Manufaktur AS

Dolar AS Menguat Jelang Rilis Data Kunci Sektor Manufaktur AS

Pada perdagangan pasar valuta asing hari Jumat, 03 Januari 2020 Dolar Amerika Serikat (USD) merangkak naik setelah berita ekonomi yang suram dari Eropa dan Inggris membebani rival utama lainnya. Sementara itu, data yang akan dirilis nanti di sesi ini diperkirakan akan menunjukkan beberapa perbaikan pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.

Terhadap sejumlah mata uang menurut laporan yang dilansir Reuters Jum’at, 03 Januari pagi, Dolar Amerika Serikat (USD) mengakhiri penurunan beruntun enam sesi semalam di kisaran level 96,747 dengan sedikit naik dari level terendah selama enam bulan terakhir di kisaran level 96,355.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Dolar Amerika Serikat (USD) mendapat dorongan ketika survei menunjukkan bahwa produksi pabrik Inggris turun pada tingkat tercepat sejak 2012 di bulan Desember, sementara sektor manufaktur Jerman tetap mengalami kontraksi.

Data tersebut menurunkan kilau dari pasangan mata uang GBPUSD, yang mengalami penurunan dari kisaran harga $1,3266 ke $1,3154 pada hari Kamis kemarin. Sedangkan pasangan mata uang EURUSD melemah ke kisaran harga $1,1173 dari puncak $1,1225 dan menjauh dari resisten utama di kisaran $1,1249.

Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak datar di kisaran level 6,9593 Yuan (CNY) dalam perdagangan luar negeri setelah cenderung mengalami pelemahan selama empat minggu terakhir.

Dolar Amerika Serikat (USD) juga tertahan terhadap Yen Jepang (JPY) di kisaran 108,41, menguji posisi terendah Desember dan level support utama di bawah 108,40.

https://www.youtube.com/watch?v=H5N5iDbLcU4

Indeks aktivitas manufaktur Amerika Serikat yang akan dirilis nanti diperkirakan menunjukkan sedikit kenaikan ke 49.0 pada bulan Desember, dari 48.1 bulan sebelumnya.

Data pada hari Kamis menunjukkan klaim pengangguran turun lebih rendah dari minggu lalu dalam sinyal positif untuk pasar tenaga kerja Amerika Serikat.

Ketahanan lapangan kerja menjadi alasan utama Federal Reserve (The Fed) yang telah mengisyaratkan bahwa tidak akan ada lagi penurunan suku bunga yang diperlukan dalam siklus ini, memicu pandangan pasar untuk mengurangi harapan terhadap pelonggaran kebijakan lebih lanjut.

Beberapa pejabat The Fed akan menyampaikan pendapat pada hari Jumat. Ini termasuk Gubernur Lael Brainard dan Kepala The Fed San Francisco, Chicago, Richmond dan Dallas.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *