KARENA PIDATO DONALD TRUMP DOLAR AS MELEMAH

KARENA PIDATO DONALD TRUMP DOLAR AS MELEMAH

Perdagangan hari Kamis (12/3) Dolar Amerika Serikat melemah melawan safe haven Franc Swiss setelah pidato dari Presiden Trump. Rencana yang disampaikan oleh Presiden Trump dalam upaya menanggulangi virus Corona gagal menghidupkan sentimen risiko global.

Presiden Trump gagal untuk menyampaikan rincian nyata mengenai langkah penanganan virus corona yang telah menelan banyak korban jiwa. Trump hanya memberikan pernyataan berupa peningkatan pada pendanaan dan juga pemasukan pada likuiditas. Trump juga memberlakukan larangan untuk melakukan perjalanan menuju dan dari kawasan Eropa. Komentar yang kurang memuaskan ini menyebabkan Dolar Amerika Serikat melemah terhadap safe haven.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yakin AS akan segera mengurangi penyebaran wabah virus corona dan dalam waktu cepat AS akan mengalahkan virus corona tersebut. Trump yakin bahwa dengan menghitung dan terus mengambil langkah-langkah yang sulit, AS akan secara signifikan mengurangi ancaman virus terhadap warga AS.

Dalam pidatonya, Trump juga akan memberikan bantuan ekonomi darurat untuk orang-orang Amerika yang terkena dampak virus corona.

Bantuan ini untuk memastikan bahwa pekerja Amerika yang terkena dampak virus dapat tinggal di rumah tanpa takut kesulitan keuangan. “Saya akan segera mengambil tindakan darurat, yang belum pernah terjadi sebelumnya, untuk memberikan bantuan keuangan. Ini akan ditargetkan untuk pekerja yang sakit, dikelanjutnya para pelaku pasar dan investor akan fokus ke berita terkait virus Corona sebagai topik utama penggerak pasar.arantina, atau dirawat orang lain karena coronavirus. Saya akan meminta Kongres untuk mengambil tindakan legislatif untuk memperpanjang bantuan ini,” imbuh Trump.

Presiden Trump juga meyakinkan bahwa ini bukan krisis keuangan. “Ini hanya momen sementara waktu yang akan kita atasi sebagai bangsa dan dunia,” lanjutnya.

Padahal para pelaku pasar dan investor mengharapkan akan ada pembahasan terkait kebijakan fiskal untuk menanggulangi dampak virus Corona. Selain itu pedagang juga mengharapkan akan ada langkah untuk meningkatkan pengeluaran dan bantuan bagi UMKM. Namun sayangnya semua harapan itu tidak disinggung sama sekali oleh Presiden Trump.

Saat ini jumlah kasus di Amerika Serikat  mencapai Jumlah yang melonjak pesat di Amerika Serikat. Menurut Johns Hopkins setidaknya 28 orang telah meninggal akibat coronavirus (COVID-19) di Amerika Serikat.  Menurut Johns Hopkins setidaknya 28 orang telah meninggal akibat coronavirus (COVID-19) di Amerika Serikat

Selain itu Franc Swiss turut mendapatkan dorongan dengan adanya serangan yang terjadi di Irak. Meningkatnya jumlah korban infeksi Corona di Italia turut meningkatkan penghindaran risiko para pedagang. Sejauh ini sebanyak 1.025 orang telah dinyatakan positif corona, nyaris dua kali lipat dari dari 550 kasus coronavirus yang dikonfirmasi sehari sebelumnya.

Bersamaan dengan Dolar Amerika Serikat melemah, imbal hasil obligasi Treasury Amerika Serikat dalam 10 tahun tampak kembali merosot ke bawah 0,80% beberapa waktu terakhir. Saham Amerika Serikat dan Asia turut mengalami penurunan seperti Nikkei Jepang yang anjlok sampai 4,2 persen. S

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *