
EKONOMI AS DIRAMAL AKAN SEGERA PULIH dari krisis akibat Covid-19. Semalam Ketua The FED , Jerome Powell memberikan sedikit update kebijakannya di depan Kongres AS (17/06/2020).
Review Kebijakan The Fed
Jalan keluar dari resesi mungkin memakan waktu. Menurut Powell, suku bunga The Fed kemungkinan masih akan mendekati nol dan akan diperpanjang periodenya.
Powell juga mengatakan bank sentral AS akan terus membeli obligasi untuk menekan biaya pinjaman jangka panjang. Powell sedikit menyinggung Kongres di mana mereka harus lebih memperhatikan para warga AS yang kehilangan pekerjaannya.
“Kita harus menemukan cara sebagai negara yang mendukung orang-orang itu sehingga mampu keluar dari bagian tersulit kehidupan mereka,” tegas Powell.

Powell mengatakan, akan sangat penting bagi Kongres untuk memperpanjang dalam beberapa bentuk pembayaran stimulus tambahan US$ 600 kepada para pengangguran. Ini merupakan bagian dari paket bantuan yang disahkan pada bulan Maret dan yang akan berakhir pada bulan Juli.
Sampai saat ini, Kongres telah mengalokasikan dana hampir US$ 3 triliun untuk bantuan ekonomi yang berkaitan dengan virus korona. Bank sentral AS juga telah memompa triliunan dolar kredit ke dalam ekonomi untuk meredam dampak pandemi.
Ekonomi AS
Ekonomi AS yang jatuh cukup dalam diramal akan segera pulih dari krisis akibat Covid-19. Namun, 25 juta warga AS yang terlantar akibat PHK dan tak lagi bekerja lebih membutuhkan banyak bantuan pemerintah.
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Raserve (The Fed) disebut membeli obligasi sampah atau junk bonds dan exchange trade fund (ETF) sebagai bagian upaya untuk menghidupkan ekonomi AS. Daftar pembelian selanjutnya adalah saham.
S&P 500 telah naik 40% sejak 23 Maret, ketika The Fed mengumumkan eksperimen yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan obligasi sampah. Lonjakan itu datang dalam menghadapi jatuhnya ekonomi riil.
Jika kejatuhan pasar saham terjadi, itu akan mengikis kepercayaan di antara konsumen, usaha kecil dan para petinggi perusahaan. Dan itu akan mempersulit perusahaan untuk meminjam uang yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup karena keterkaitan yang kuat antara harga saham dan spread kredit perusahaan.
source :cnbc





