Dolar AS Balik Menguat di Tengah Kekhawatiran Kasus Baru Corona

Pada perdagangan pasar valuta asing kurs dolar Amerika Serikat balik menguat pada perdagangan Rabu, dilansir dari investing.com karena kenaikan kasus virus corona di Amerika Serikat mengurangi kepercayaan investor dalam pemulihan ekonomi yang cepat. Indeks dolar menguat 0,52% menjadi 97,141.

Ketika jumlah kasus virus corona baru melonjak di banyak daerah di Amerika Serikat, para Gubernur New York, New Jersey dan Connecticut atau wilayah yang pernah jadi pusat wabah, mengumumkan akan meminta pengunjung dari negara-negara dengan tingkat infeksi Covid-19 untuk karantina pada saat kedatangan. Meski menguat, kurs dolar tetap tetap turun lebih dari 5%. Demikian dilansir dari Reuters, Kamis (25/6/2020).

Pandemi virus corona menyebabkan kerusakan ekonomi yang lebih luas dan lebih dalam pada daripada yang diperkirakan. Dana Moneter Internasional pun memangkas perkiraan output global 2020 lebih lanjut.

Sementara itu, Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengubah tarif untuk berbagai produk Eropa sebagai bagian dari sengketa pesawat mitra dagang. Hal tersebut membuat Euro turun 0,43% menjadi USD1,1257.

Greenback naik 0,39% menjadi 106,93 yen Jepang. Ini jatuh serendah Yen 106,06 pada hari Selasa atau terlemah sejak 7 Mei.

Sumber : www.invetsing.com

PROFIT KONSISTEN DIDIMAX.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *