Dolar AS Sideway Sedangkan Negosiasi Perdagangan

Dolar AS Sideway Sedangkan Negosiasi Perdagangan Jadi Sorotan

Hari ini Dolar AS Sideway Sedangkan Negosiasi Perdagangan Jadi Sorotan. Kondisi ini terjadi di sesi pertengahan perdagangan kawasan Asia.

Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) terpantau bergerak flat dalam kisaran sangat sempit sekitar level 96.95 pada saat pertengahan perdagangan sesi Asia hari Selasa ini, 16 April. Minimnya dorong membuat investor dan para pelaku pasar melirik perkembangan sejumlah negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dengan negara-negara ekonomi terbesar dunia lainnya. Greenback melemah tipis sekitar 0.07 persen ke level 111.96 terhadap mata uang Yen Jepang (JPY), tetapi unggul terhadap dolar komoditas.

Meski terkoreksi sedikit, posisi pasangan mata uang USDJPY tetap berada di dekat level tertinggi tahun ini, karena investor dan para pelaku pasar memilih untuk memindahkan dananya dari mata uang Yen Jepang (JPY) ke mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) dan mata uang Dolar Australia (AUD), bersamaan dengan mencuatnya sinyal pemulihan ekonomi global. Sementara itu, investor dan para pelalu pasar tetap mencermati perkembangan negosiasi perdagangan lintas negara adikuasa yang dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam perbaikan tersebut.

Negosiasi perdagangan bilateral antara Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang Amerika Serikat Robert Lighthizer akan dimulai hari ini. Toshimitsu Motegi telah mengonfirmasi bahwa agenda perundingan meliputi isi pernyataan bersama yang dirilis oleh kedua pihak pada akhir September 2018 lalu.

Di lain pihak, negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dengan China tetap lambat membahas poin-poin paling penting. Pada hari Minggu, Reuters melaporkan bahwa delegasi Amerika Serikat telah mengurangi tuntutannya bagi China untuk mengurangi subsidi industri, setelah tim Beijing menolak keras klausa tersebut. Menteri Keuangan Amerika Serikat yaitu Steven Mnuchin kembali mengulangi harapannya agar negosiasi segera mendekati babak terakhir.

https://www.youtube.com/watch?v=NTu5qCwhG4U

Dari dalam negeri Amerika Serikat sendiri, saham-saham Wall Street dikabarkan berjatuhan karena mengecewakannya kinerja dua perusahaan keuangan raksasa  dunia yaitu Goldman Sachs dan Citigroup. Sentimen pasar kemungkinan akan terus kental dengan nuansa kehati-hatian menjelang rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan mutinasional lainnya, seperti Bank of America (BofA), Morgan Stanley, Netflix Inc, dan Johnson & Johnson dalam minggu ini.

Kalender forex hari ini minim rilis berita yang berdampak tinggi dari negeri Paman Sam tersebut. Publikasi data produksi industri bulan Maret diperkirakan akan kembali mencatat pertumbuhan moderat sebesar 0.2 persen (Month-over-Month), setelah menanjak sebesar 0.1 persen pada periode sebelumnya.

Akan tetapi, laporan tersebut kemungkinan tidak berakibat terlalu besar karena bias proyeksi ekonomi Amerika Serikat masih dibebani oleh keputusan Federal Reserve (The Fes) untuk tidak merubah suku bunga sepanjang tahun 2019.

didimaxforex.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *