
Pada akhir perdagangan pasar valuta asing hari Rabu (Kamis pagi WIB), kurs Dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Kondisi ini terjadi setelah Federal Reserve (The Fed) memotong suku bunga sebesar seperempat poin persentase, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian yang berasal dari ketegangan perdagangan juga perlambatan ekonomi global.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan penetapan suku bunga Fed, memotong target untuk suku bunga acuan dana federal ( federal funds rate) sebesar 25 basis poin menjadi ke kisaran 1,75 persen hingga 2,00 persen setelah menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari, sebagian besar sejalan dengan ekspektasi pasar.
Meskipun pasar tenaga kerja kuat dan pertumbuhan yang kuat dalam pengeluaran rumah tangga, “investasi tetap bisnis dan ekspor telah melemah,” ujar FOMC dalam sebuah pernyataan.
“Pada basis 12 bulan, inflasi keseluruhan dan inflasi untuk barang-barang selain makanan dan energi berjalan di bawah target inflasi bank sentral sebesar dua persen,” ujar FOMC.
Kurs Dolar Amerika Serikat (USD) mencapai level tertinggi tujuh minggu terhadap Yen (JPY) dan level tertinggi tiga bulan terhadap Franc Swiss (CHF), setelah Federal Reserve memotong suku bunganya acuannya. Dolar Amerika Serikat (USD) naik dalam tujuh dari delapan sesi terakhir terhadap Yen (JPY), sementara menyentuh tertinggi hari ini terhadap Euro (EUR).
Indeks Dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik sebesar 0,31 persen menjadi 98,5730 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, Euro (EUR) turun menjadi 1,1031 Dolar Amerika Serikat (USD) dari 1,1066 Dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi sebelumnya, dan Pound Inggris (GBP) turun menjadi 1,2463 Dolar Amerika Serikat (USD) dari 1,2502 Dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi sebelumnya. Dolar Australia (AUD) turun menjadi 0,6824 Dolar Amerika Serikat (USD) dari 0,6860 Dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi sebelumnya.
https://www.youtube.com/watch?v=d72U-5xtXqs
Dolar Amerika Serikat (USD) dibeli dikisaran level 108,35 Yen Jepang (JPY), lebih tinggi dari 108,20 Yen Jepang (JPY) pada sesi sebelumnya. Dolar Amerika Serikat (USD) menguat menjadi 0,9971 Franc Swiss (CHF) dari 0,9936 Franc Swiss (CHF) pada sesi sebelumnya, dan naik menjadi 1,3295 Dolar Kanada (CAD) dari 1,3251 Dolar Kanada (CAD).
Selain memangkas suku bunga, seperti dilaporkan Reuters, The Fed mengubah dua suku bunga utama yang digunakan untuk mengelola tuas kebijakan utamanya. The Fed menurunkan suku bunga yang dibayarkan pada kelebihan cadangan bank (IOER) sebesar 30 basis poin, menjadi 1,80 persen. Kurs sekarang 20 basis poin di bawah bagian atas kisaran target, dibandingkan dengan 15 basis poin sebelumnya.
Selain itu, The Fed juga menetapkan tingkat penawaran untuk setiap operasi yang diperlukan dalam perjanjian pembelian kembali sebesar 2,2 triliun Dolar Amerika Serikat (USD), atau repo, pasar, pada 1,70 persen, lima basis poin di bawah bagian bawah kisaran target baru untuk kebijakan suku bunga.
Perubahan tersebut terjadi setelah gejolak pekan ini di pasar pendanaan secara singkat yang mendorong suku bunga pinjaman antar bank di atas kisaran target bank sentral AS.
didimaxforex.com





