
Pada perdagangan pasar valuta asing pagi hari ini 09 Oktober 2019, Poundsterling Inggris (GBP) kembali mengalami pelemahan setelah mencapai level terendah satu bulan pada laporan bahwa pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa yang hampir mogok, sementara Dolar Amerika Serikat (USD) sedikit melemah karena meningkatnya ketegangan perdagangan dengan China.
Dalam panggilan telepon pada hari Selasa, Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan kepada Perdana Menteri Inggris yaitu Boris Johnson, bahwa kesepakatan itu “sangat tidak mungkin,” kata sumber Downing Street.
Hal tersebut hanyalah meninggalkan hasil pada tanggal 31 Oktober mendatang, ketika Inggris akan keluar dari Uni Eropa (UE), hasilnya pun sangat tidak pasti, dan hal inilah yang membuat Poundsterling (GBP) turun setengah persen ke level terendah sejak awal September. Ini memulihkan sebagian kecil dari penurunan perdagangan Asia untuk bertahan di kiaran level $ 1,2217.
Sementara itu, Dolar Amerika Serikat (USD) memberikan beberapa kenaikan yang diperoleh semalam karena Amerika Serikat memberlakukan pembatasan Visa pada pejabat Cina atas perlakuannya terhadap minoritas Muslim yang mengancam untuk menggagalkan negosiasi perdagangan yang kini sudah semakin rumit.
Langkah ini, bersamaan dengan daftar hitam perusahaan-perusahaan Cina atas permasalahan yang sama, membuat perundingan antara Cina dan Amerika Serikat di Washington menjadi kacau balau, yang membuat para investor memilih tempat yang aman untuk dananya yakni beralih pada aset Safe Haven.
https://youtu.be/L0dBQYoqOzs
Analis Westpac Imre Speizer di Auckland, mengatakan: “Ketegangan akan bertahan setidaknya sampai akhir tahun. Hal ini akan menjadi kabar baik yang bergejolak, berita buruk, ulangi untuk sisa tahun ini, tetapi secara keseluruhan nadanya adalah negatif.”
Aliran safe haven juga mendukung Dolar Amerika Serikat (USD) semalam, bersama dengan komentar dari Ketua the Fed yakni Jerome Powell, yang diartikan sebagai tindakan yang menyarankan penurunan suku bunga lebih lanjut pada bulan Oktober dan bukan sebuah kesepakatan yang dilakukan.
Pada hari Rabu, Indeks Dolar Amerika Serikat sedikit melemah di kisaran level 99,126, sementara itu sedikit tergelincir terhadap Dolar Australia (AUD) dan Selandia Baru (NZD) yang terpengaruh sentimen perdagangan.
didimaxforex.com






