Berikut berita terbaru mengenai forex hari ini – Para pemimpin Uni Eropa atau dengan sepakat memberikan dukungan untuk kesepakatan Brexit dengan Inggris. Dengan keputusan ini memberikan tanggung jawab kepada Perdana Menteri Inggris yaitu Boris Johnson, untuk mengamankan persetujuan parlemen Inggris untuk kesepakatan dalam pemungutan suara didalam waktu dua hari.
Usai melakukan perbincangan selama beberapa hari dan diskusi selama hampir tiga tahun, negosiator Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan.
Usai kesepakatan itu dirilis, Johnson bergabung dengan 27 pemimpin Uni Eropa lainnya di pertemuan puncak di Brussel, setelah itu mereka masing-masing berjabat tangan saat memasuki ruangan dan tertawa serta bercanda dengan Kanselir Jerman Angela Merkel serta Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Kemudian PM Inggris Johnson meninggalkan mereka untuk membuta keputusan apakah mereka menyetujui kesepakatan itu. Para pemimpin mengeluarkan pernyataan bersama untuk mendukungnya, setelah lebih dari satu jam berdiskusi.
Johnson dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Komisi UE Jean-Claude Juncker sebelum pertemuan puncak dimulai mengatakan, “Sekarang merupakan kondisi tepat bagi kita untuk menyelesaikan Brexit dan kemudian bersama-sama bekerja membangun kemitraan untuk masa depan kita, yang saya pikir dapat menjadi sangat positif baik untuk Inggris maupun Uni Eropa.”
“Saya sangat berharap jika sesama anggota parlemen saya di Westminster sekarang datang bersama untuk menyelesaikan Brexit, untuk mendapatkan kesepakatan yang luar biasa ini dan untuk memberikan Brexit tanpa penundaan lagi,” tambahnya berdasarkan yang dilannsir dari Reuters, Jumat (18/10/2019).
https://www.youtube.com/watch?v=fRu4t7ur3kk
Juncker juga mengatakan dia ingin dia agar Brexit disepakati dengan cepat, tanpa perlu perpanjangan batas waktu Brexit lebih lanjut. Awalnya Brexit seharusnya terjadi pada 31 Maret tahun ini, namun akan berlangsung pada 31 Oktober, selama kesepakatan disetujui oleh parlemen Inggris dan Eropa.
“Tidak boleh ada perpanjangan – itu harus terjadi sekarang,” tegas Juncker.
Johnson sekarang perlu mengamankan suara yang dibutuhkan pada sesi parlemen yang luar biasa pada hari Sabtu, namun hal itu tidak mudah.
Partai Irlandia Utara yang perlu dibantu Johnson untuk mengesahkan perjanjian apa pun, Partai Persatuan Demokratik (DUP), sudah menolak untuk mendukungnya, dengan mengatakan itu bukan kepentingan Irlandia Utara.







