Brexit Diperpanjang 3 Bulan, GBP Tetap Beresiko Melemah

Brexit Diperpanjang 3 Bulan, GBP Tetap Beresiko Melemah

Halo teman-teman trader semua! Untuk hari ini berita forex yang akan kami sampaikan adalah mengenai Brexit Diperpanjang 3 Bulan, GBP Tetap Beresiko Melemah. Hal ini terkait dengan penundaan Brexit hingga 3 bulan kedepan. Yuk cek selengkapnya disini!

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) pada hari Jumat 15 Maret 2019 diperdagangkan turun sekitar 0,7 persen. Pasangan mata uang ini masih beresiko mengalami pergerakan yang mendatar atau bahkan menurun lebih dalam karena masalah Brexit yang masih sangat membebani.

 GRATIS BIMBINGAN DIDIMAX

Pada hari Selasa kemarin, Parlemen Inggris menolak proposal Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri May untuk yang kedua kalinya. Sementara itu, pada pemungutan suara tentang perpanjangan Pasal 50, Parlemen Inggris mengajukan permintaan kepada Uni Eropa (UE) untuk penundaan Brexit sampai tanggal 30 Juni yang sebelumnya akan jatuh pada tanggal 29 Maret.

Dengan jangka waktu perpanjangan yang mencapai 3 bulan tersebut, tidak membuat mata uang Poundsterling Inggris (GBP) menguat. Menurut penuturan dari BK Asset Management, jika memang Inggris gagal mengupayakan kesepakatan Brexit dalam jangka waktu lebih dari dua tahun, maka kesempatan untuk pembuatan perjanjian pada bulan Juni nanti cukup kecil. Hal ini akan memicu tertahannya penguatan mata uang Poundsterling Inggris (GBP) terhadap mata uang utama lainnya.

Mengenai referendum ini, masyarakat Inggris tampak tidak begitu antusias terhadap referendum yang kedua kalinya. Karena masa pengajuan perpanjangan Brexit cukup lama yakni sekitar 3 bulan lamanya dan referendum kedua tampak tidak akan bisa mengalahkan referendum yang pertama dulu. Penundaan Brexit sendiri dapat lebih lama lagi jika minggu depan Parlemen Inggris kembali menolak kesepakatan yang diajukan oleh Perdana Menteri May untuk yang ketiga kalinya. Uni Eropa (UE) sebenarnya juga bisa memberikan perpanjangan waktu yang cukup lama seperti yang diungkapkan oleh Presiden Dewan Eropa yaitu Donald Tusk.

Sebenarnya, perpanjangan Brexit yang mencapai waktu 3 bulan tidak begitu menghilangkan ketidakpastian Brexit pada pasar uang. Resiko penurunan memang masih terbuka lebar pada mata uang Poundsterling Inggris (GBP). Akan tetapi, dorongan penurunan lebih lanjut juga telah sirna karena Parlemen Inggris menolak Brexit tanpa kesepakatan dagang apapun. Sehingga pergerakan pasangan mata uang GBP/USD tampak akan dipengaruhi oleh data ekonomi dari kedua negara tersebut.

 

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *