Cara Membedakan Broker Jujur Dan Penipu

Broker jujur ada, tapi broker forex abal-abal juga banyak. Mari teliti mana broker jujur dan mana broker penipu dari segi penyamarannya.

Broker jujur ada, tapi broker forex abal-abal juga banyak. Meskipun berbagai regulator dan otoritas pemerintah di seluruh dunia berulangkali memperingatkan, tetapi skema penipuan yang memanfaatkan iming-iming potensi keuntungan besar dalam trading forex seperti mati satu tumbuh seribu; kali ini digagalkan, besok muncul lagi dengan penyamaran baru. Bagaimana membedakan mana broker jujur dan broker penipu? Banyak cara untuk melakukannya, tetapi kali ini kita akan meneliti masing-masing penyamarannya.

1. Broker Jadi-Jadian

Pertama-tama, perlu diketahui adanya bermacam-macam jenis broker forex, termasuk broker teregulasi dan tidak teregulasi. Nah, “Broker Jadi-Jadian” adalah broker yang tidak jelas teregulasi dimana. Kalaupun mereka mencantumkan regulasi negara tertentu, ketika di-crosscheck ternyata tidak benar. Lebih dari itu, seringkali Broker Jadi-Jadian berani mencari klien, padahal alamat kantornya saja tidak jelas.

2. Broker Klonengan

Broker Forex Klonengan ini biasanya mencatut nama broker populer, tetapi merubah sedikit namanya. Misalnya FXDD jadi FXTT, atau sejenisnya. Bisa juga dengan menggunakan url domain yang mirip. Salah satu kasus yang pernah terjadi adalah broker Alpari yang aslinya beralamat di alpari-forex.org dan alpari-forex.com, tetapi muncul kloning-nya dengan alamat Alparimalaysia.com, Alpari-cn.com, bahkan Alpari-cr.com. Karena sangat mirip, maka trader yang tidak teliti bisa blunder.

3. Money Game Berkedok Broker Forex

Money Game berkedok broker forex sudah lama marak di Indonesia. Biasanya, penipu-penipu ini berusaha menjebak investor dengan iming-iming return luar biasa tinggi tanpa risiko sama sekali. Mereka bahkan secara agresif menjaring member dengan skema MLM. Oleh karena itu, amat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda jebakan Money Game berkedok broker forex seperti ini.

4. Broker Curang

Broker teregulasi juga bisa menipu. Ini fakta yang sangat disayangkan, tetapi nyata. Broker penipu macam ini bisa melakukan segala jenis tipu daya untuk menarik trader baru, kemudian mengangkangi dana trader. Beberapa teknik yang sering dilakukan, diantaranya:

  • Manipulasi harga.
  • Stop Loss Hunter.
  • Jebakan tawaran bonus.

Karakter Broker Jujur

Kalau broker penipu banyak kedoknya, lalu broker jujur seperti apa? Dibanding penyamaran broker penipu, karakter broker jujur jelas dan gamblang. Diantaranya:

  • Broker jujur ada regulasi dan alamat kantor yang jelas.
  • Customer Service (CS) resmi berjalan lancar, setidaknya dalam lima hari kerja.
  • Fasilitas trading yang disediakan sinkron dan transparan.
  • Situs dilengkapi dengan edukasi atau disclaimer yang menjelaskan sifat risiko sebanding dengan peluang profit dalam trading forex maupun skema investasi lain yang disediakannya.
  • Broker direferensikan oleh lembaga lain, termasuk regulasi bisa di-crosscheck, namanya pernah dikutip oleh kantor berita penting, atau ada testimoni trader-trader lain.
  • Tidak ada halangan berat apabila kita ingin menarik dana. Broker jujur juga semestinya tidak suka memangkas keuntungan yang kita peroleh susah payah, dengan alasan tidak jelas.

Mudah bukan? Dengan mengenali mana broker jujur dan mana broker penipu, kita bisa terhindar dari kerugian yang sia-sia, dan belajar trading forex pun bisa dilakukan dengan lebih lancar.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *