CARA OPEN POSISI TRADING FOREX YANG BENAR PART2

Setelah membaca CARA OPEN POSISI TRADING FOREX YANG BENAR part 1. berikut yang harus anda ketahui lagi:

3. Lakukan Analisis Pasar

Ada bermacam-macam teknik analisis dalam forex. Tak peduli mana teknik analisa yang Anda pilih, satu hal pasti: Anda hanya boleh open posisi setelah melakukan analisis.

Sebagai contoh, di sini kita akan melakukan analisis teknikal menggunakan indikator Bollinger Bands. Untuk memasang indikator, Anda bisa klik menu “Insert” pada toolbar, lalu pilih opsi “Indicators”. Setelah itu, cari opsi “Trend”, kemudian pilih “MOVING AVERAGE”.

Nantinya akan muncul jendela konfigurasi indikator. Apabila Anda belum memahami seluk beluk indikator Moving Average , sebaiknya biarkan saja apa adanya dan langsung klik “OK” untuk memasang indikator pada grafik harga.

4. Open Posisi

Setelah memahami kemana kemungkinan arah harga bergerak selanjutnya, barulah Anda boleh mulai mempertimbangkan untuk open posisi. Namun, ini pun tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Saat awal membuka platform trading, Anda mungkin tergoda oleh tombol “Sell” dan “Buy” yang muncul dengan sangat mencolok di atas grafik harga seperti nampak pada beberapa gambar di atas, Namun, trader pemula sebaiknya jangan klik pada kedua tombol itu karena meskipun instan, tetapi lebih riskan. Langkah yang benar adalah klik menu “New Order” yang ada pada toolbar di atasnya.

Setelah klik “New Order”, Anda akan menemukan bahwa tipe order dalam forex ada dua jenis, dan keduanya bukanlah Buy dan Sell, melainkan Market Order (Instant Execution) dan Pending Order. Coba perhatikan kolom “Type” pada jendela yang muncul setelah Anda klik “New Order”.

Kedua jenis order ini punya efek open posisi yang berbeda.

  • Market Order (Instant Execution): Open posisi pada harga saat ini yang akan langsung dieksekusi oleh platform trading kita. Jenisnya ada dua: Buy dan Sell.
  • Pending Order: Open posisi pada suatu level harga yang mungkin akan tercapai di masa depan, dan baru akan dieksekusi jika pergerakan harga benar-benar mencapai level tersebut. Pada platform trading ada empat jenis, yaitu Buy Stop, Sell Stop, Buy Limit, dan Sell Limit.

Sebagai trader pemula, Anda perlu menguasai Market Order terlebih dahulu yang sifatnya lebih sederhana. Namun, seiring dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman, maka Anda bisa mencontoh para trader yang lebih berpengalaman yang justru lebih sering open posisi dengan memanfaatkan Pending Order daripada Market Order.

TEMPAT BELAJAR FOREX DI WONOSOBO JAWA TENGAH

Misalnya pada contoh open posisi berdasarkan hasil analisis menggunakan Moving Average tadi, Anda bisa langsung open posisi Sell (Instant Execution). Isi kolom Take Profit dengan angka harga yang tercantum dekat Lower Band, dan Stop Loss pada level harga yang setara dengan puncak batang (Bar/Candle) sebelumnya. Ini adalah alternatif paling mudah dan sederhana, serta Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan cepat jika prediksi benar-benar terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *