DOLAR AS PERKASA KEGELISAHAN PASAR KEUANGAN

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB) karena para pelaku pasar terus mencari aset tak berisiko di tengah kegelisahan di pasar keuangan akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,36% menjadi 93,9916. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1704 dari USD1,1754 pada sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi USD1,2733 dari USD1,2795 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7166 dari USD0,7206.

Dolar AS dibeli 104,92 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,78 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9198 franc Swiss dari 0,9152 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3309 dolar Kanada dari 1,3318 dolar Kanada.

Dalam pidatonya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan, jalan ke depan untuk ekonomi tetap tidak pasti dan bank sentral AS akan berbuat lebih banyak jika diperlukan.

Di tempat berbeda, Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans mengatakan ekonomi AS berisiko resesi, jika Kongres AS gagal meloloskan paket stimulus fiskal.

sumber:economy.okezone.com

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini