Ekonomi Jepang Melambat, Peluang Yen Memburuk

Ekonomi Jepang Melambat, Peluang Yen Memburuk

Berita terbaru seputar forex hari ini – Awan gelap terlihat menghampiri yen. Selama enam pekan berturut-turut, para pedagang telah meningkatkan short position pada mata uang Jepang ini di tengah pertanda melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Pertanda tersebut memperbesar kemungkinan jika Bank Sentral Jepang atau BOJ akan mempertahankan dorongan moneternya.

Selain itu, sentimen untuk aset berisiko global bahkan membaik ketika Amerika Serikat dan China terlihat menuju bagian final tercapainya kesepakatan perdagangan mereka. Perkembangan positif ini serentak menggerus permintaan untuk aset-aset safe haven seperti yen.

Informasi indikator ekonomi terbaru dari Jepang yang akan dipublikasikan pekan ini bisa jadi bakal menambah sentimen bearish untuk yen. Pesanan mesin diprediksi akan menyusut pada Februari dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedangkan inflasi harga produsen mendekati level terendahya dalam dua tahun pada Maret.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Survei Tankan yang dipublikasikab BoJ pekan lalu telah menunjukkan tingkat kepercayaan manufaktur mencatat penurunan terbesar dalam enam tahun pada kuartal pertama, selain pemerintah akan menaikkan pajak penjualan menjadi 10% dari 8% pada Oktober.

Terlebih satu faktor yang biasanya berpengaruh positif terhadap yen sejauh ini gagal memberikan dukungan. Imbal hasil tambahan pada obligasi Amerika Serikat atas obligasi pemerintah Jepang turun ke level terendahnya dalam lebih dari satu tahun pada bulan lalu. Akantetapi, hal ini hanya memberi gerakan jangka pendek bagi yen.

Faktor yang lebih penting daripada spread imbal hasil tampaknya yaitu aliran investasi. Investor Jepang melakukan pembelian bersih saham dan obligasi luar negeri senilai 7,85 triliun yen (US$70,3 miliar) tahun ini hingga 29 Maret, dibandingkan dengan nilai 20,1 triliun yen pada tahun lalu, berdasarkan data Kementerian Keuangan Jepang.

“Dolar Amerika Serikat cenderung mengarah dukungan selama periode tahun ini dikarenakan investor Jepang diprediksi akan memberikan lebih banyak dana mereka di luar negeri,” kata Bart Wakabayashi, branch manager State Street Bank & Trust Co. di Tokyo

“Aliran musiman ini diprediksi akan menjaga yen di bawah tekanan. Nilai tukar yen terhadap dolar Amerika Serikat bisa melemah menuju 112,30,” imbuhnya, seperti dikutip Bloomberg.

Nilai tukar yen telah melemah 2,8% terhadap dolar Amerika Serikat selama tiga bulan terakhir serta diperdagangkan di level 111,67 per dolar Amerika Serikat pada Jumat malam (5/4/2019) di Tokyo.

Jika nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat terus turun sampai menembus 112,14, level terendah yang dibukukan pada 5 Maret, maka akan mencantumkan pada posisi terlemah tahun ini.

Selain itu, prospek teknis untuk dolar Amerika Serikat dengan yen masih bearish. Indikator momentum stochastic yang lambat, menunjukkan masih di bawah wilayah overbought. Hal ini menunjukan masih adanya ruang untuk bergerak lebih tinggi.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

(Visited 30 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini