HAL YANG PERLU DIANALISA DALAM TRADING FOREX

HAL YANG PERLU DIANALISA DALAM TRADING FOREX

Salah satu hal yang perlu dipelajari dengan baik adalah kemampuan dalam menganalisa. Semakin baik kemampuan analisa dari trader, semakin besar pula kemungkinan trader tersebut mendapat keuntungan. Lantas, HAL YANG PERLU DIANALISA DALAM TRADING FOREX itu apa saja? Simak yuk!

Data High pada Grafik

Hal pertama yang perlu dianalisa pada grafik pergerakan mata uang adalah data high. Dari artinya saja, sudah jelas bahwa data high memiliki arti data tertinggi. Memang, pengertian ini sangat benar. Maksud dari data high pada grafik merujuk pada pergerakan tertinggi harga mata uang pada kurun waktu tertentu. Tentu, penjelasan ini pun terasa belum cukup bukan?

Untuk memahami maksud dari data high, akan lebih baik jika mengambil sebuah contoh. Pada suatu hari, harga GBPUSD dibuka pada angka 1,8000. Dari buka hingga tutup, harga tertinggi GBPUSD terjadi pada pukul 7 malam. Itu karena, harganya mencapai 2,0000 di waktu tersebut. itulah yang disebut dengan high. Jadi, dapat disimpulkan bahwa harga high GBPUSD di hari tersebut adalah 2,0000.

Data Low pada Grafik

Data low adalah kebalikan dari data high. Itu karena, dari arti secara bahasa saja low memiliki makna rendah. Jadi intinya, data low pada grafik adalah kondisi dimana harga mata uang bergerak ke posisi terendah pada kurun waktu tertentu.

Dengan alasan yang sama seperti sebelumnya, mari kita buat contoh untuk data low. Mungkin untuk lebih mudah, mari kita teruskan contoh yang sama. Di hari tersebut, telah dijelaskan bahwa harga GBPUSD dimulai pada angka 1,8000. Ternyata, GBPUSD mencapai harga terendah pada pukul 5 sore. Itu karena, harga GBPUSD di waktu tersebut hanya 1,6000. Atas dasar itu, dapat disimpulkan bahwa harga low dari GBPUSD di hari tersebut adalah 1,6000.

Data Open pada Grafik

Data open. Untuk pengertiannya sendiri, open memang jauh lebih mudah. Itu karena open adalah harga pembuka dari sebuah currency pair untuk kurun waktu tertentu. Memang, dari artinya saja open sudah memiliki arti buka atau pembuka.

Mungkin untuk contohnya, mari kembali ambil contoh yang telah dijelaskan sebelumnya. Disana, telah disebutkan bukan bahwa harga GBPUSD di hari tersebut dimulai pada angka 1,8000? Itulah yang disebut dengan harga open. Ingat, open adalah harga awal sebelum terjadi pergerakan harga. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwa harga open dari GBPUSD di hari tersebut adalah 1,8000.

Data Close pada Grafik

Data close ini memang memiliki maksud cukup mudah. Itu karena, data close adalah kondisi harga terakhir mata uang pada kurun waktu tertentu.

Jadi pada contoh yang telah dijelaskan di atas, telah dijelaskan bahwa GBPUSD dimulai pada angka 1,8000. Ternyata di hari tersebut, harga GBPUSD pun berakhir pada angka 1,8500. Jika itu terjadi, dapat disimpulkan bahwa harga close di hari tersebut adalah 1,8500.

Sekarang, anda pun sudah paham bukan tentang hal hal yang perlu diteliti dalam data grafik? Jika kemampuan akan hal ini telah diketahui, anda pun sudah diap menjadi trader forex. Untuk itu, sekarang lah waktu yang tepat bagi anda untuk memilih broker yang tepat. Kali ini, kami akan menyarankan anda untuk memilih Didimax karena Didimax adalah broker terbaik di Indonesia.

Klik gambar di bawah ini untuk mendapatkan edukasi GRATIS TRADING FOREX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *