Keadaan Ekonomi Inggris yang Makin Lemah

Keadaan Ekonomi Inggris yang Makin Lemah

Berikut bertita tentang forex terbaru hari ini – Inggris tidak sanggup untuk menahan penyusutan ekonomi pertamanya sejak krisis keuangan hampir 10 tahun lalu, PM Boris Johnsons harus meningkatkan taruhannya untuk membawa negara tersebut keluar dari UE secepat mungkin.

PDB Inggris secara tidak terhitung turun sebesar 0,2% pada kuartal kedua 2019 dalam realisasi performa ekonomi terburuk sejak 2012.

Laporan ini cocok memberikan pratayang potensi keterpurukan ekonomi Inggris, yang sudah diperingatkan oleh sebagian besar para ekonom, jika Brexit terjadi tanpa perubahan apapun.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Pelemahan pada laporan output artinya Inggris berada dalam bahaya resesi teknis jika penyusutan terjadi untuk satu kuartal lagi.

Hal ini menyebabkan Bank Sentral Inggris pada keadaan yang sulit bersamaan dengan kebutuhan mendesak mereka untuk menaikkan suku bunga secara perlahan-lahan.

Berdasarkan Gubernur BOE Mark Carney, sambutan dari no-deal Brexit bisa menekan poundsterling lebih dalam atau menaikan inflasi dengan terus membebani pertumbuhan ekonomi yang bisa bergerak ke segala arah.

“Kesempatan yang mendasari pertumbuhan tidak cukup kuat untuk menunjukkan peningkatan, terhalang oleh pelambatan pertumbuhan global dan ketidakpastian Brexit. Mengakibatkan sentimen bisnis menjadi tidak jelas,” kata Alpesh Paleja yang merupakan Kepala Ekonom Konfederasi Industri Inggris, seperti dilansir melalui Bloomberg, Minggu (11/8/2019).

Pelemahan ini terjadi dengan tiba-tiba dikarenakan hampir sebagian besar perusahaan sudah kehabisan stok barang yang sudah mereka timbun sebelum batas waktu Brexit 29 Maret 2019.

Tingkat stok barang di Inggris turun 4,4 miliar pound atau senilai US$5,3 miliar, mengurangi 2,15 poin persentase dari PDB.

Ekonom Bloomberg yaitu Dan Hanson menjelaskan jika laporan kuartal kedua yang suram mungkin melebih-lebihkan akibat dari hilangnya momentum pertumbuhan sejak awal tahun.

“Pertumbuhan kemungkinan akan kembali pada kuartal ketiga walaupun tidak sekuat sebelumnya,” ujar Hanson.

Kebijakan beberapa pabrik mobil membuat ekonomi juga terpukul yaitu mengajukan penutupan kegiatan pemeliharaan pabrik lebih awal, yang biasanya dilakukan pada musim panas, menjadi pada April untuk menghindari ancaman gangguan persediaam, mengacu pada batas waktu Brexit sebelumnya, 29 Maret.

Penggerak ekonomi Inggris yaitu sektor manufaktur, mengalami penyusutan terbesar sejak 2009 pada kuartal kedua 2019 yakni sebesar 2,3%.

Angka-angka ekonomi tersebut adalah data pertama yang dikeluarkan sejak Johnsons terpilih menjadi Perdana Menteri bulan lalu, di mana dia berjanji untuk mengeluarkan Inggris dari UE pada 31 Oktober, dengan atau tanpa kesepakatan (no-deal Brexit).

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

 

 

(Visited 35 times, 3 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini