Memilih Waktu Yang Tepat Untuk Trading

Banyak trader memiliki kecenderungan untuk begadang sepanjang malam. Padahal, Anda bisa memilih waktu terbaik untuk trading sesuai gaya masing-masing.

Persoalan memilih waktu terbaik untuk trading seringkali dikeluhkan oleh para trader baru. Niatnya hanya coba-coba dan menjadikan trading sebagai pekerjaan sampingan, tetapi jam tidur malah jadi berantakan. Selain itu, ada juga yang merasa terbebani karena rilisan berita-berita berdampak seringkali muncul ketika trader tidak memantau pasar. Misalnya ketika trading EUR/USD, banyak yang terpaksa menggeser jam tidur dan terjaga sepanjang malam sambil siap siaga di depan chart. Jika Anda adalah seorang Full Time trader yang tidak perlu berangkat ke kantor pagi-pagi, mungkin tidak akan jadi masalah besar. Tapi kalau Anda masih harus bekerja dari jam 8 pagi, trading dengan begadang terus-menerus berisiko pada kesehatan serta gaya hidup secara keseluruhan. Karena itulah, Anda harus memiliki cara memilih waktu terbaik untuk trading.

Kapankah Waktu Terbaik Untuk Trading?

Sebenarnya, trading forex adalah aktivitas yang bisa disesuaikan dengan masing-masing individu. Jika rekan Anda lebih menyukai begadang saat trading, Anda tidak harus memaksakan diri untuk mengikuti jam tidurnya. Yang terpenting adalah bagaimana cara mendapat profit dan terhindar dari loss. Mudah saat diucapkan, tetapi terasa sulit ketika akan diterapkan. Apalagi jika Anda mudah tergoda untuk mengintip platform trading terus-menerus.

Solusinya, Anda bisa memilih waktu terbaik untuk trading dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

1. Pair Apa Yang Anda Tradingkan?

Saat akan membuka posisi, sesuaikan waktu trading Anda dengan jam buka pasar forex dari negara yang mata uangnya akan ditradingkan. Contohnya jika Anda trading di pair EUR/USD, maka sebaiknya mulai masuk pasar ketika jam kerja Amerika Serikat dan Eropa dibuka. Pergerakan harga yang terjadi  ketika market di negara bersangkutan buka cenderung lebih kencang dibandingkan jam-jam lain.

2. Seperti Apa Gaya Trading Anda?

Setelah menentukan pair apa yang akan ditradingkan, metode selanjutnya adalah mengenali gaya trading diri sendiri. Apakah Anda sangat berfokus pada chart dan tidak terlalu mempedulikan hiruk-pikuk berita, atau justru lebih suka mengikuti berita dan memanfaatkan beberapa indikator sebagai konfirmasi trend.

3. Seberapa Banyak Waktu Luang Anda?

Selain memperhatikan pair dan strategi yang dipakai, satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam memilih waktu terbaik untuk trading adalah: Seberapa banyak waktu luang yang Anda persiapkan untuk mengamati dan menganalisis market.

Tips Setelah Mendapatkan Waktu Terbaik Untuk Trading

Setelah memutuskan waktu terbaik untuk trading, kini Anda tahu bahwa trading forex tidak harus begadang semalaman. Cara-cara di bawah ini dapat Anda terapkan agar bisa tetap trading dan menjaga pola istirahat:

1. Manfaatkan Fitur-Fitur Yang Ada Pada Platform Trading

  • Stop Loss, yaitu batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut.
  • Take Profit, yaitu fitur yang menutup transaksi secara otomatis jika telah menyentuh titik profit tertentu. Hal ini sangat berguna untuk mengamankan keuntungan ketika volatilitas harga meningkat.
  • Pending Order, sesuai dengan namanya yaitu order yang tertunda, posisi Buy/Sell yang ditentukan melalui fitur ini hanya akan tereksekusi saat harga menyentuh level yang Anda targetkan.
  • Trailing Stop, yaitu perintah pemindahan Stop Loss dalam trading forex yang sifatnya bergerak (tidak statis). Berbeda dengan Stop Order manual atau memasang Stop Loss, Trailing Stop akan bergerak mengikuti pergerakan harga dengan jarak sebesar pip yang telah kita tentukan.

2. Miliki Trading Plan Dan Kedisiplinan

Anda sebenarnya tidak berencana membuka posisi apapun nanti malam, tetapi ada kabar bahwa EUR/USD akan bergerak Bullish sehingga ada godaan untuk masuk ke pasar dan memasang posisi Buy. Akibatnya, Anda jadi merasa bahwa hal tersebut menjadi waktu yang tepat untuk trading.

Tahan dulu, cek kembali rencana trading Anda dan berapa besar modal yang dimiliki. Jika peluang yang ada masih sesuai dengan perhitungan manajemen risiko Anda, silahkan masuk ke pasar. Jika tidak, sebaiknya mundur daripada menyesal karena mengikuti euforia sesaat.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *