Menanti Keputusan The Fed, Dolar AS Merosot ke Level Terendah

Pada perdagangan pasar valuta asing Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun ke level terendah dalam dua minggu terakhir terhadap yen Jepang. Dilansir dari economy.okezone.com pasar juga tengah menanti ekspektasi Federal Reserve yang akan mempertahankan sikap terhadap ekonomi AS akibat pandemi, dan mempertahankan suku bunga AS mendekati nol untuk beberapa waktu.

Saat ini, The Fed sedang melakukan selama dua hari untuk menentukan arah kebijakannya. Analis memperkirakan bahwa Bank Sentral AS akan menegaskan kebijakan suku bunga nol saat ini selama tiga tahun ke depan.

“Ada kemungkinan risiko dovish pada pertemuan Fed. Dan mungkin dolar rentan menjelang pengumuman Fed,” ujar Analis Pasar Senior OANDA Edward Moya, dilansir dari CNBC, Rabu (16/9/2020).

Pada akhir perdagangan, dolar turun 0,3% terhadap yen menjadi 105,42, setelah sebelumnya merosot ke level terendah dua minggu di 105,30 yen.

“Bank sentral AS akan mewaspadai ketidakpastian yang akan dibawa saat Pemilihan Presiden AS dan tidak ingin menyebabkan kekacauan yang tidak perlu di pasar keuangan,” kata Analis Think Markets Fawad Razaqzada.

Indeks dolar naik sedikit pada hari itu di 93,111, karena greenback pulih setelah euro membalikkan kenaikan sebelumnya. Euro terakhir turun 0,2% menjadi USD1,1844.

Sebelumnya, euro menguat setelah survei sentimen ekonomi ZEW menunjukkan sentimen investor di Jerman naik pada September, meskipun ada hambatan dari Brexit dan meningkatnya infeksi virus korona.

Sumber : www.investing.com

PROFIT KONSISTEN DIDIMAX.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *