Parlemen Inggris Menolak Keluar Tanpa Kesepakatan Brexit Mungkin Akan Tertunda Kembali

Parlemen Inggris Menolak Keluar Tanpa Kesepakatan Brexit Mungkin Akan Tertunda Kembali

Hallo teman-trader semua! Untuk berita forex selanjutnya adalah tentang Parlemen Inggris Menolak Keluar Tanpa Kesepakatan Brexit Mungkin Akan Tertunda Kembali. Hal ini memungkinkan kembali dilakukannya voting untuk menunda brexit setidaknya sampai akhir bulan Juni mendatang.

Pada pertengahan minggu lalu, Anggota parlemen Inggris menolak untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa adanya kesepakatan (No Deal Brexit) dalam skenario apapun. Hal ini membuka jalan bagi pemungutan suara kembali dilakukan sebagai upaya untuk menunda Brexit (kembali) setidaknya sampai akhir bulan Juni mendatang.

Anggota parlemen Inggris memberikan suara dalam voting dengan suara sebanyak 321 hingga 278 suara yang mendukung mosi untuk mengesampingkan Brexit tanpa kesepakatan dalam keadaan apapun.

Jika tidak ada kesepakatan yang didapat pada tanggal 20 Maret, “Maka sangat mungkin Dewan Eropa pada pertemuan hari berikutnya akan membutuhkan  tujuan yang jelas untuk perpanjangan, paling tidak untuk menentukan waktu perpanjangannya, dan setiap perpanjangan di luar tanggal 30 Juni 2019 akan butuh Inggris untuk pemilihan parlemen Eropa pada Mei 2019,” bunyi mosi tersebut.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, bersikeras untuk tidak sepenuhnya mengesampingkan Brexit tanpa kesepakatan (No Deal Brexit). Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa anggota parlemen Inggris perlu menyepakati jalan ke depan sebelum adanya penundaan (Brexit).

Pemerintah Inggris mengatakan sebelumnya mereka akan mengusulkan upaya penundaan Brexit hingga tanggal 30 Juni mendatang. Jika memungkinkan pada tanggal 20 Maret, sehari sebelum KTT Uni Eropa diselenggarakan, parlemen bisa menyetujui kesepakatan untuk meninggalkan Uni Eropa. Pemerintah tidak mengatakan kapan mereka akan berencana menggelar pemungutan suara lagi.

Para pengamat meyakini, dengan tertolaknya no deal Brexit, maka Perdana Menteri Theresa May sekarang berharap bisa melobi anggota parlemen pro Brexit garis keras untuk ikut memilih kesepakatannya.

Setelah pemungutan suara pada hari rabu minggu lalu, Komisi Eropa kembali menyatakan posisinya bahwa tidak cukup suara bagi parlemen untuk memilih meninggalkan Eropa tanpa adanya kesepakatan (No Deal Brexit).

Tentu saja, hasil pemungutan suara tersebut membuat banyak anggota pro Brexit dari Partai Konservatif merasa berang.

Pergolakan Brexit ini memang membuat mata uang Poundsterling (dalam pasar uang) bergerak dalam sentimen kuat yang berbeda- beda, dimana sikap pasar masih terlihat cukup tricky dalam arus Bullish (Uptrend) mingguan karena para pelaku pasar memiliki ekspektasi yang berbeda-beda ditengah ketidak jelasan (Brexit) ini.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini