PENGERTIAN TEKNIK SCALPING DALAM TRADING

PENGERTIAN TEKNIK SCALPING DALAM TRADING

Setiap trader pasti sering kali mendengar akan teknik scalping forex. Teknik ini sering kali digunakan untuk trader untuk mendapatkan suatu keuntungan ketika melakukan trading. Yang mana, trader berusaha untuk mendapatkan keuntungan dan profit melalui pergerakan harga yang kecil pada pasar. Di sisi lain, penggunaan dengan metode ini dinilai lebih fundamental.

Bahkan, teknik ini sering kali digunakan oleh scalper dengan melakukan analisis untuk memahami dan mengetahui macam-macam berita yang sulit berpengaruh pada scalper. Dengan menggunakan teknik ini, maka Anda dapat dengan baik dan mudah menjadi seorang scalper profesional di bisnis forex.

Teknik scalping di broker forex terbaik merupakan sebuah teknik yang paling populer dan sering kali digunakan oleh trader. Teknik ini juga dikenal sebagai teknik yang mampu membuka dan menutup posisi ketika trader melakukan trading. Di sisi lain, trader dan scalper mampu menggunakannya dengan sederhana.

Teknik Scalping pada Bisnis Forex

Metode atau teknik scalping juga menjadi metode yang dianggap aman dan populer bagi para pelaku pasar bisnis forex. Ketika para scalper bermain dengan menggunakan time frame yang rendah, maka hal ini secara tidak langsung mampu menahan posisi yang ada pada waktu singkat dibandingkan dengan para trader non-scalper.

Sehingga, hal ini dapat dikatakan bahwa pengamatan yang ada pada kondisi pasar secara keseluruhan menjadi terbatas. Di sisi lain, pergerakan risiko yang ada juga dapat ditekan dengan harga yang maksimal. Walaupun demikian, metode ini menjadi metode yang tidak selalu menguntungkan bagi para trader. Ada kalanya metode ini menjadi metode merugikan.

Mengenal Profit yang Dihasilkan Oleh Teknik Scalping

Jika Anda menggunakan teknik scalping forex ketika melakukan trading, maka hal ini dapat memberikan keuntungan ketika Anda dapat memanfaatkannya secara maksimal. Walaupun begitu, profit yang dihasilkan oleh setiap trading dengan metode ini biasanya memiliki nilai yang rendah bagi para trader dan scalper.

Namun, ketika Anda menjumlahkan keseluruhan posisi yang ada pada saat trading dan telah mendapatkan posisi closed, maka jumlah profit yang akan didapatkan akan cukup besar dibandingkan dengan menggunakan metode lainnya. Hal ini dikarenakan, sebagian besar enggan mendapatkan risiko yang besar.

Scalper akan berusaha untuk menghasilkan keuntungan yang besar walaupun hanya dengan menggunakan frekuensi yang rendah. Ketika menggunakan teknik ini, scalper juga diharuskan untuk memiliki sifat kesabaran dan rajin untuk mengetahui pergerakan harga pasar yang dapat memperoleh profit atau keuntungan yang diinginkan.

Di sisi lain, ketika melakukan trading dengan menggunakan teknik scalping forex ini, scalper diharuskan untuk memiliki konsentrasi yang tinggi sebagai cara untuk mengambil keputusan yang tepat. Sehingga, hal ini secara langsung dapat membantu dalam membuat keputusan yang tepat dan baik. Sehingga, scalper harus mengetahui bagaimana cara untuk memaksimalkan profit.

Macam-Macam Indikator untuk Melakukan Teknik Scalping

Terdapat beberapa indikator yang harus Anda pahami ketika melakukan teknik scalping. Dengan memahami indikator, maka Anda dapat dengan mudah melakukan trading secara tepat. Indikator pertama yang harus Anda pahami adalah indikator Moving Average. Indikator ini menjadi indikator yang dapat dihubungkan dengan indikator lainnya ketika melakukan trading.

Bahkan, indikator ini juga dapat ditemukan pada semua jenis platform untuk melakukan trading. Salah satu hal yang membuat indikator ini menarik adalah penempatan dan penggunaan yang cukup mudah walaupun untuk trader pemula. Di sisi lain, trader juga dapat dengan mudah menentukan time frame saat melakukan proses trading.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Bollinger Bands pada time frame yang rendah. Ketika Anda menggunakan teknik scalping forex ini dan harga menyentuh upper band, maka Anda dapat memasang Sell. Walaupun begitu, kelemahannya adalah indikator ini hanya dapat efektif ketika berada di pasar dengan ranging atau sideways.

Indikator terakhir yang dapat dipilih selanjutnya adalah indikator Stochastic. Indikator ini merupakan indikator yang ada pada bisnis forex untuk melakukan scalping dengan mudah. Sebagian besar trader menggunakan indikator ini sebagai pelengkap dari indikator lainnya. Sehingga, Anda dapat melakukan kombinasi antara indikator ini dengan indikator Moving Average dan Bollinger Bands.

Ketika Anda menggunakan indikator ini dan pasar berada pada posisi bullish, maka pastikan untuk mengincar sinyal buy yang ada pada crossover Stochastic. Hal ini bertujuan untuk melakukan pembukaan posisi. Sebaliknya, jika Anda mendapatkan bahwa posisi pasar bearish, maka pastikan untuk mengincar Sell.

Terdapat beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan memanfaatkan teknik scalping. Jika Anda menginginkan untuk memahami teknik ini lebih jauh, Anda dapat belajar melalui situs edukasi broker forex didimax. Broker forex ini menjadi broker forex tepercaya dan sistem keamanan yang terbaik. Sehingga, pastikan untuk teknik scalping forex ini melalui Didimax.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *