PM Inggris Theresa May Akan Mundur Demi Brexit

PM Inggris Theresa May Akan Mundur Demi Brexit

Berita forex terbaru hari ini – Pada rabu Perdana Menteri Inggris Theresa May mengusulkan pengunduran diri agar parlemen Inggris menyepakati bagian perjanjian yang ditawarkan dalam perundingan Brexit.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah Inggris serta parlemen tak bisa mencapai kesepakatan sehingga Inggris kini dalam kondisi darurat.

Dengan pilihan yang semakin tipis dan Inggris berisiko kehilangan kendali atas proses meninggalkan Uni Eropa, May secara menggeparkan berjanji akan mundur dari jabatannya jika para anggota parlemen bersedia mendukung kesepakatan-kesepakatan yang telah ia usulkan.

Usulan pengunduran diri itu hadir hanya beberapa jam sebelum dewan perwakilan rakyat melaksanakan pemungutan suara untuk mencari pilihan — tapi berakhir dengan terpisahnya suara di antara anggota parlemen.

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Dari delapan rencana pilihan yang diusulkan, tidak ada satu pun mendapatkan suara banyak. Menteri urusan Brexit melaporkan hasil itu justru menguatkan pandangan pemerintah bahwa pilihan yang mereka usulkan adalah yang terbaik.

Anggota-anggota parlemen sudah dua kali menolak bagian-bagian kesepakatan Brexit yang diusulkan May, dengan dua kali penolakan itu lewat suara yang banyakl. May terus berusaha untuk meyakinkan parlemen Inggris dan saran pengunduran diri diyakini sebagai upaya terakhirnya.

“Saya tahu muncul keinginan untuk pendekatan baru serta juga kepemimpinan baru pada fase kedua perundingan Brexit, dan saya tidak akan menghalangi,” ujar May di depan pertemuan dengan anggota parlemen dari Partai Konservatif.

“Tapi kami perlu mewujudkan kesepakatan dan membuat Brexit ini terjadi. Saya siap untuk meninggalkan jabatan ini lebih awal untuk melaksanakan yang benar bagi negara serta partai kami.”

Pada minggu lalu, May menyepakati perjanjian dengan Uni Eropa untuk menunda pelaksanaan Brexit untuk menghindari potensi Inggris keluar dari Uni Eropa “tanpa kesepakatan apapun”.

Jika usulan yang diusulkan May disepakati parlemen Inggris, maka Brexit akan berlangsung 22 Mei, tapi jika tidak, maka May akan menghadap Uni Eropa sebelum 12 April untuk menjelaskan tindakan Inggris selanjutnya.

Salah satu keputusan penting yang harus diambil yaitu mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa di masa depan.

Sebelumnya, May terus memfokuskan kepentingan Inggris untuk tetap menjalin hubungan ekonomi sedekat mungkin dengan Uni Eropa.

Tapi, sejumlah pihak ingin Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun, satu tindakan yang memicu kekhawatiran para pebisnis.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini