SUPPLY DAN DEMAND DALAM FOREX

Supply dan demand adalah faktor penentu perubahan harga, tidak terkecuali di pasar forex. Titik-titik area supply dan demand tersebut bisa diketahui dengan menggunakan Price ActionSupply dan demand adalah faktor penting dalam bertrading. Tanpa pengetahuan dasar mengenai pengaruh supply dan demand pada pasar forex, kita tidak akan dapat memahami penyebab bergeraknya harga pasar. Ada beberapa cara dalam mendeteksi area permintaan dan penawaran (demand/supply zone) pada chart, salah satu pilihan terbaiknya adalah dengan price action.

Kunci Utamanya Adalah Titik Balik Perubahan Supply dan Demand

Supply (penawaran) dan demand (permintaan) menjadi faktor utama dalam menentukan ke mana pasar akan bergerak. Saat demand lebih besar daripada supply, harga dasar dari suatu instrumen akan melonjak. Sebaliknya, saat supply lebih besar daripada demand maka harga akan bergerak turun.

Umumnya trader akan menggunakan DoM (depth of market) untuk memantau daftar harga (kuotasi) order buy dan sell pada target instrumen. Perbedaan volume dan kuotasi pada order buy dan sell pada DoM menunjukkan dinamika supply dan demand secara mendasar.

Namun, mengetahui supply dan demand saja tidak akan cukup untuk mendapat keuntungan di pasar forex. Alasannya, forex adalah pasar terbesar di dunia dengan likuiditas tertinggi, supply dan demand akan selalu ada tanpa kita harus mencarinya. Lalu bagaimana cara memanfaatkan supply dan demand untuk mendapatkan profit di pasar forex?

Kemungkinan untuk mendapat profit akan menjadi lebih besar bila Anda mampu “membidik” titik-titik balik perubahan supply dan demand. Maksudnya, titik balik ini adalah momentum di mana supply melampaui demand atau sebaliknya

  • titik balik saat supply melampaui demand adalah resistance. Saat harga bergerak naik menyentuh zona resistance, berikutnya harga akan turun. Anda bisa memperoleh profit dengan cara menjual (sell/short) pair target.
  • titik balik saat demand melampaui supply adalah support. Jika harga menurun menyentuh area support, nantinya harga akan naik. Ambil keuntungan dengan membeli (buy/long) pair target.

Ikuti dua langkah praktis berikut untuk memaksimalkan potensi profit dari pasar forex melalui proses identifikasi zona/area titik balik supply vs demand.

TEMPAT BELAJAR FOREX DI PALEMBANG

1. Fokus Pada Suatu Level Harga (Price Level Zone) Dengan Memperhatikan Price Action

Tanpa memfokuskan perhatian pada suatu level harga, akan sangat sulit untuk menentukan di mana potensi titik balik (reversal) berpotensi untuk terjadi. Anda dapat menemukan area titik balik tersebut dengan menggunakan beragam cara, misalnya swing high/low dan level-level fibonacci.

2. Observasi Apa Yang (Telah) Terjadi Pada Daerah Support/Resistance

Saat harga bergerak mendekati batas/zona support dan resistance, perhatikan indikasi-indikasi berikut untuk menentukan momentum kapan harga akan mengalami pembalikan.

Indikasi Demand (Permintaan) Meningkat :

  • Muncul pola price action candlestick bullish, misalnya bullish engulfing
  • Ketidakmampuan untuk menembus batas support
  • Peningkatan Volume
  • Konsolidasi (sideway)

Indikasi Supply (Penawaran) Meningkat :

  • Muncul pola price action candlestick bearish, misalnya bearish harami
  • Ketidakmampuan menembus batas resistance
  • Peningkatan Volume
  • Konsolidasi

Setelah Anda menemukan daerah support dan resistance potensial, ingatlah bahwa indikasi-indikasi tersebut hanya menunjukkan kemungkinan, bukan kepastian. Anda harus bersiap-siap membatasi kerugian seandainya harga bergerak tidak sesuai ekspektasi. Bagi Anda yang tertarik mempelajari cara trading lain dengan supply demand, Berikut ada video tips psikologi trading yang harus di ketahui :

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *