Support and Resistance adalah level-level kritis yang digunakan oleh para pelaku pasar dalam mengambil keputusan. Level tersebut digunakan untuk menentukan apakah harga akan terus berlanjut atau berbalik arah. Level support yang sudah ditembus, dapat menjadi level resistance dan menahan harga pasar untuk naik.
Pasti anda pernah mendengar kutipan “beli saat harga rendah, jual saat harga tinggi” (buy low, sell high). Namun, trader forex pemula sering bingung mengenai dimana harga rendah dan harga tinggi itu berada. Nah, Support – Resistance dalam forex merupakan jawabannya.
Resistance
Resistance adalah area yang tercipta ketika harga berhenti naik, kemudian berbalik turun.
Resistance berperan sebagai “batas atas” yang menghalangi kenaikan harga lebih lanjut untuk sementara waktu. Sedangkan Support adalah area yang tercipta ketika harga berhenti menurun, kemudian berbalik naik. Support menjadi “batas bawah” yang mencegah harga menurun lebih lanjut untuk sementara waktu. Apabila kita bisa mengetahui titik-titik Support – Resistance ini, maka kita bisa tahu, kapan sebaiknya melakukan buy, kapan sebaiknya sell, dan kapan sebaiknya take profit. Namun, cara mengidentifikasi Support – Resistance tidaklah sesederhana melihat harga tertinggi dan terendah saja.
Cara Menentukan Support – Resistance
Ada berbagai macam cara menentukan Support – Resistance dalam forex. Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan melihat level tertinggi dan terendah pada grafik harga, sebagaimana nampak pada contoh di atas. Namun, trader forex juga sering memanfaatkan bantuan indikator teknikal atau metode pemetaan pergerakan harga tertentu. Berikut beberapa contohnya :
1. Menentukan Support – Resistance Menggunakan Bollinger Bands (BB) Indikator teknikal Bollinger Bands dapat ditemukan pada semua platform trading yang disediakan broker forex. Caranya, pada platform trading, bukalah grafik harga pasangan mata uang yang ingin diperdagangkan, kemudian insert indikator Bollinger Bands. Nantinya dua garis Bollinger Bands akan muncul pada grafik seperti dua pita yang mengapit pergerakan harga.
2. Menentukan Support – Resistance Dengan Pivot Points Pivot Points adalah titik-titik Support – Resistance yang dikalkulasikan berdasar harga tertinggi (High), harga terendah (Low), dan harga penutupan pasar (Close) di periode sebelumnya.










