BIMBINGAN TRADING FOREX DI KABUPATEN KERINCI

Hallo masyarakat di Kabupaten Kerinci! Ada kabar baik! Kini DIDIMAX hadir untuk memberikan BIMBINGAN TRADING FOREX DI KABUPATEN KERINCI Siapkan diri anda, jangan sampai ketinggalan!

BIMBINGAN TRADING FOREX DI KABUPATEN KERINCI ini dihadirkan khusus untuk anda yang masih ragu dan takut, bahkan sudah lama trading tapi masih sering rugi. Simak artikel berikut, agar anda bisa lebih mengenal DIDIMAX dan apa itu trading forex?

Continue reading →

Cara Leverage Digunakan Dalam Trading Forex

“Leverage” secara umum berarti meminjam dana. Leverage banyak digunakan bukan hanya untuk mengakuisisi aset fisik seperti real estat atau mobil, tapi juga untuk memperdagangkan aset keuangan seperti ekuitas dan valuta asing (“forex“).

Trading forex oleh investor ritel telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, berkat berkembangnya platform trading online dan ketersediaan kredit murah. Penggunaan leverage dalam trading sering disamakan dengan pedang bermata dua, karena memperbesar keuntungan dan kerugian. Ini terjadi dalam kasus trading forex, dimana tingkat leverage yang tinggi adalah norma. Contoh di bagian selanjutnya menggambarkan bagaimana leverage memperbesar pengembalian untuk perdagangan yang menguntungkan dan tidak menguntungkan.

Continue reading →

Forex GBP/USD Turun Karena Ketakutan Brexit Tanpa Kesepakatan

 

GBP/USD tidak berlanjut naik dan berbalik turun ke bawah 1.32. Poundsterling terus tertekan dengan berat ditengah ketakutan akan terjadinya Brexit yang tanpa kesepakatan. Tekanan turun terhadap pasangan matauang ini juga disebabkan karena tetap bertahannya dolar AS.

Pasangan matauang GBP/USD gagal mengkapitalisir kenaikan sekitar 100 pips pada hari Jumat minggu lalu, dan sebaliknya memulai hari pertama perdagangan pada minggu yang baru dengan tekanan jual. Momentum menyeret pasangan matauang ini ke bawah 1.32 selama awal perdagangan sesi Eropa disebabkan oleh ketakutan akan Brexit yang tanpa kesepakatan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menetapkan tenggat waktu tanggal 15 Oktober untuk kesepakatan perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Johnson juga mengancam bahwa Inggris bisa keluar dari pembicaraan dalam beberapa minggu ini dan berkata bahwa keluarnya Inggris tanpa kesepakatan adalah hasil yang baik bagi Inggris.

Sementara secara terpisah, negosiator Brexit dari Inggris, David Frost mengatakan bahwa Inggris tidak takut akan keluar dengan tanpa kesepakatan pada akhir tahun ini. Kepala negosiator dari Uni Eropa, Michel Barnier menyalahkan David Frost dan mengatakan dia tidak setuju dengan persetujuan perdagangan bebas. Berita-berita yang kurang bagus sehubungan dengan Brexit ini muncul pada saat pembicaraan perdagangan setelah Brexit akan dimulai lagi pada hari Selasa. Hal ini memukul poundsterling.

Di pihak lain, dolar AS diperdagangkan naik pada hari pertama perdagangan di minggu yang baru. Hal ini memberikan kontribusi bagi penurunan pasangan matauang GBP/USD lebih jauh. Meskipun demikian kenaikan USD kekurangan katalisator yang jelas. Dengan liburnya pasar AS dan Inggris karena hari Buruh, berita sekitar Brexit menjadi sentimen yang menggerakkan poundsterling.Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.3175 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3100 dan kemudian 1.3050. Sedangkan apabila berbalik naik akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.32  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3255 dan kemudian 1.3300.

 

Source : Vibiznews

Forex GBP/USD 21 Agustus 2020: Berhasil Naik Melewati 1.32

Poundsterling mengatasi semua pasangannya dolar AS, dengan GBP/USD menembus ke atas 1.32, setelah sebelumnya diperdagangkan di kerendahan 1.3064.

GBP/USD mengalami pembalikan arah dari kerendahan seminggu pada awal perdagangan dan naik mengambil kembali kerugian yang terjadi pada hari sebelumnya pada saat terjadi penurunan intraday yang tajam sekitar 175 pips dari ketinggian tahunannya.

Sementara para investor dan trader poundsterling memandang melewati risalah pertemuan FOMC yang kurang “dovish”, dolar AS berjuang untuk mendapatkan perhatian dari para pembeli ditengah ketidakpastian mengenai langkah stimulus fiskal AS berikutnya.

Selain itu, penurunan imbal hasil dari obligasi treasury AS selanjutnya berkolaborasi menahan kenaikan dari dolar AS yang pada gilirannya menjadi salah satu faktor kunci yang membantu pasangan matauang GBP/USD mendapatkan daya tarik yang baru.

GBP/USD melanjutkan kenaikannya dan berhasil menembus ke atas 1.32, ke sekitar 1.3225 setelah keluarnya data makro ekonomi AS yang mengecewakan. Angka klaim pengangguran mingguan AS muncul kembali di atas 1 juta, di 1.106.000, lebih tinggi daripada minggu lalu yang dibawah 1 juta, di 971.000. Selain itu angka klaim pengangguran yang keluar ini juga lebih tinggi daripada yang diperkirakan pasar di 930.000.

Kenaikan selanjutnya dari pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.3272 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3328 dan kemudian 1.3388. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.3200 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3112 dan kemudian 1.3070.

PENTINGNYA UNTUK TIDAK ASAL PILIH BROKER TRADING

 

Source : Vibiznews

Call Now ButtonHubungi saya disini