
Pada perdagangan pasar valuta asing hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) harga emas turun ke level terendah dalam kurun waktu sebulan terakhir. Hal ini dikarenakan meningkatnya imbal hasil obligasi dan Dolar Amerika Serika (USD) membuat daya tarik aset safe haven.
Dikutip dari CNCB, harga emas di pasar spot gold turun sebesar 0,58 persen pada kisaran level USD 1.489,97 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 13 Agustus lalu, pada kisaran level USD 1.486. Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat anjlok sebesar 0,90 persen menjadi USD 1.497,6 per ounce.