Para analis menyebutkan sulit untuk menghentikan lonjakan harga komoditas emas mendekati level harga USD 2000 per ounce.
Hal ini disebabkan oleh ketegangan yang berlanjut antara Amerika Serikat dan China, Dolar Amerika Serikat yang melemah, penurunan imbal hasil, stimulus fiskal tambahan, serta masih naiknya kasus COVID-19. Semuanya merupakan pendorong signifikan di balik melonjaknya harga emas pekan lalu.
