
Nilai tukar Yen Jepang (JPY) kembali melemah setelah membukukan penguatan selama tiga hari berturut-turut pada perdagangan pasar valutas asing hari Selasa, 25 Februari 2020 kemarin. Sebelum membukukan hattrick, Yen sebelumnya berada di level terlemah dalam 10 bulan terakhir.
Mata uang Negeri Sakura ini mengakhiri perdagangan hari Selasa di kisaran level 110,18/US$, melemah sekitar 0,48% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Dalam dua perdagangan sebelumnya, Yen menguat sekitar 0,48% dan 0,77%.