THE FED BERPOTENSI MENGANGKAT DOLAR AUSTRALIA

Hasil rapat bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve berpotensi mengangkat kurs dolar Australia. Ini terjadi jika The Fed menambah stimulus lagi untuk mendorong pertumbuhan ekonominya.

Analis PT Solidgold Berjangka Arti menjelaskan, pasangan AUD/USD naik ke level 0,7005 pada sesi perdagangan Rabu (10/6). Penguatan tersebut, didorong pelemahan dolar AS dan bursa saham menjelang pengumuman hasil pertemuan FOMC Kamis dini hari nanti atau Rabu waktu setempat.

“Dolar AS juga mendapat tekanan setelah adanya laporan dari Bureau of Labor Statistics (BLS) yang mengatakan telah terjadi kesalahan dalam survei data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat (5/6) pekan lalu,” jelas Arti kepada Kontan Rabu (10/6).

Alhasil, sejumlah pihak mencurigai tindakan BLS sebagai manuver politik terkait pemilu presiden AS yang akan datang. Namun menurut BLS, mereka justru tidak dapat mengoreksi hasil survei karena khawatir dianggap sebagai manipulasi politik.

Sementara itu aussie juga mendapat sentimen positif setelah Biro Statistik Australia mempublikasikan data sentimen konsumen yang naik dari 90 menjadi 93,7 pada Juni. Meskipun demikian, sentimen konsumen Australia masih berada di bawah level 100, sehingga sentimen pesimistis masih lebih dominan ketimbang sikap optimistis.

“Pasangan AUD/USD diprediksi masih akan menguat jika hasil pengumuman kebijakan The Fed memungkinkan untuk menambah stimulus untuk mendorong ekonomi AS. Keputusan bakal melemahkan dolar AS terhadap sejumlah mata uang global termasuk aussie,” ungkap dia.

Arti menilai pasangan AUD/USD masih akan bergerak dengan tren bullish dan telah melewati resistance kuat di 0,6820 (garis Fibonacci 50%). Sedangkan indikator MACD berada di atas 0 dengan kondisi histogram yang melebar dan mengarah naik.

Sementara itu, relative strengh index (RSI) berada di area +72,36 dan menunjukkan pergerakan harga yang memasuki area overbought. “Rekomendasi trading untuk pasangan mata uang ini masih strong buy jika harga naik hingga level 0,7042,” tambahnya.

Adapun untuk level resistance harian pasangan AUD/USD berada di rentang 0,7069 – 0,7130. Sedangkan level support harian berada di kisaran 0,6894 – 0,6820.

Pada hari Rabu (10/Juni), Biro Statistik Australia mempublikasikan data sentimen konsumen yang naik menjadi 93.7 pada bulan Juni. Penguatan menyakinkan ini melanjutkan trend positif bulan sebelumnya, setelah indeks terbenam di level terendah 75.6 pada bulan April lalu. Meskipun demikian, sentimen konsumen Australia sejatinya masih berada di bawah level 100, sehingga sentimen pesimis bisa dikatakan masih lebih dominan ketimbang sikap optimis.

Tingkat kepercayaan konsumen Australia saat ini berada 2 persen di bawah rata-rata indeks sebelum krisis COVID-19. Walaupun begitu, pemulihan yang tercipta telah menegaskan terjadinya pemulihan tajam (V-Shaped reversal) di sektor konsumen. Hal ini didukung oleh keberhasilan pemerintah Australia yang sukses menekan penyebaran virus corona sehingga menghasilkan tingkat kematian yang rendah dibandingkan negara maju lainnya.

The Fed Rilis data sentimen konsumen pagi ini tidak berdampak signifikan terhadap pergerakan Dolar Australia versus Dolar AS. Ini tercemin pada pair AUD/USD yang berada di kisaran 0.6961, melemah 0.03 persen dari harga Open harian. Meski demikian, penurunan AUD/USD masih terbatas dan secara umum masih bertahan dalam trend kenaikan. Harga turun tipis ditengarai karena aksi profit-taking investor menjelang pengumum kebijakan The Fed nanti malam.

Sumber:investing.com

(Visited 8 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini