3 Kesalahan Pemula dalam berbisnis Trading Forex

Memulai terjun di dunia forex merupakan pengalaman yang menarik. Tapi anda harus perhatikan dan selalu hati hati agar terhindar dari risiko secara umum, dan jangan jadikan trading sebagai gambling.

Dengan belajar dari 3 jenis kesalahan trader pemula, sebagai berikut :

1. Kurangnya Modal

Minimnya kepemilikan modal awal para trader pemula menjadi faktor kesalahan yang mereka lakukan, dan hal tersebut secara bersamaan juga akan dengan cepat “membunuh” mereka. Karena alasan ini, banyak trader justru menghancurkan akun trading miliknya selama bulan pertama atau di minggu-minggu awal. Modal trading dapat hilang dan habis, bahkan sebelum Anda dapat belajar mengenai proses trading yang benar. Dalam kebanyakan kasus, ketidakamanan akun muncul dari kesalahan yang dibuat oleh trader pemula, atau kegagalan dalam mengambil keputusan untuk mengelola dana dengan baik.

Berikut adalah kesalahan trader pemula yang sering dilakukan :

  • Belum cukup memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam dunia trading.
  • Para trader pemula tidak familiar dengan prinsip-prinsip manajemen risiko.
  • Cenderung menganggap remeh risiko-risiko dalam setup trading, sehingga mudah terjerumus pada transaksi impulsif yang merugikan.

2. Overtrading

Overtrading adalah kondisi ketika Anda membuka posisi dengan ukuran besar yang terdiri dari beberapa lot, dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan paling maksimal. Padahal jika melihat karakter pasar forex secara umum, Anda bisa mudah kehilangan setengah atau bahkan semua modal jika menerapkan cara tersebut.

Overtrading juga bisa diakibatkan oleh beberapa hal berikut :

  • Terlalu sering masuk pasar.
  • Mencoba banyak posisi sekaligus merupakan penyebab overtrading
  • Melakukan aktivitas analisa pasar secara berlebihan (over-analyzing) dan terlalu banyak mengakomodir informasi dari berita atau indikator teknikal. Ini juga merupakan kesalahan trader pemula yang kerap menjerumuskan pada kerugian besar.
  • Kurang memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip money management.

Lalu bagaimana cara menghindari Overtrading? Pertama-tama, buatlah aturan money management dan taatilah prinsip-prinsipnya. Modal yang Anda gunakan untuk trading adalah media Anda untuk mendapatkan profit lebih banyak, maka perlakukanlah modal tersebut dengan baik.

3. Trading Tanpa Stop Loss

Trading tanpa Stop Loss, entah disadari atau tidak nyatanya banyak dilakukan oleh para trader pemula. Padahal memasang Stop Loss adalah salah satu fitur yang dibutuhkan oleh trader, agar mereka bisa mengontrol kerugian saat harga bergerak melawan posisi trading. Stop Loss sendiri dapat diartikan sebagai nilai batasan harga terendah, yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka secara otomatis akan menutup order atau posisi Anda.

Beberapa cara memasang Stop Loss :

  • Stop Loss manual.
  • Stop Loss otomatis.
  • Trailing Stop

Sebenarnya masih ada lagi hal hal yang harus di hindari oleh para traders, harapannya semoga anda lolos dari masalah kerugian, sebelum anda memulai trading baiknya anda pelajari dulu hal hal apa yang harus di perhatikan dalam ber trading, dan anda juga harus memahami psikologi seperti apa yang sebaiknya ditanamkan jika masih menjadi newbie di pasar forex. Nah, pembahasan selengkapnya mengenai hal tersebut bisa di pertanyakan disini :

TEMPAT BELAJAR FOREX DI PALEMBANG

Bimbingan dan edukasi trading forex secara gratis, hanya siapkan modal trading nya saja, untuk daftar klik link berikut :

TEMPAT BELAJAR FOREX DI BATAM KEPULAUAN RIAU

(Visited 9 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini