5 Teknik Scalping Simple Dan Anti Ribet

Sedang mencari teknik scalping simple dan anti ribet? Lima strategi dan sejumlah tips penting scalping ini bisa menjadi solusi yang bisa Anda coba.

Saat mendengar kata teknik scalping, apa yang ada di benak Anda? Strategi trading untuk mendapat profit dalam sekejap mata? Cara trading jangka pendek dengan risiko tinggi? Kedua anggapan tersebut tak sepenuhnya keliru, karena asas scalping memang membukukan profit-profit kecil dari posisi trading yang berlangsung dalam waktu sangat singkat; bahkan bisa kurang dari 1 jam, Karena durasi yang singkat tersebut, scalping diyakini mengusung risiko tinggi bagi trader, khususnya para pendatang baru yang acap kali mengabaikan langkah-langkah antisipatif demi mengejar keuntungan kilat. Bagi Anda yang ingin menerapkan scalping dengan aman, sebenarnya ada 5 teknik scalping simple yang anti ribet dan efektif.

Namun sebelum membahas apa saja teknik scalping-nya, ada baiknya perhatikan dulu apa saja persiapan yang perlu diperhatikan oleh seorang scalper. Salah persiapan bisa menjerumuskan modal Anda ke jurang kerugian, berikut mental trading ke lembah keputusasaan.

Cara Berpikir Yang Tepat Dan Keahlian Scalping

Salah satu karakteristik scalper paling penting adalah tahan banting dan disiplin. Jika tak memiliki kedua mental tersebut, mungkin Anda lebih cocok menjalankan day trading atau mungkin swing trading. Segala proses mulai dari mengenali peluang hingga menentukan target profit harus dilakukan dalam waktu singkat tapi tak bisa sembarangan.

Eksekusi Trading Cepat Dan Akurat

Karena scalping merupakan cara trading jangka pendek yang mengutamakan kecepatan, maka platform trading pun sewajarnya harus memiliki kualitas eksekusi trading yang anti lelet.

Spread Rendah

Satu lagi fitur broker yang penting diperhatikan selain platform adalah spread. Biaya trading yang satu ini bisa menjadi risiko tak terduga, karena spread ditetapkan untuk setiap posisi trading yang dieksekusi, sementara teknik scalping bisa menjalankan banyak posisi dalam suatu waktu dan menargetkan profit yang tidak seberapa.

Volatilitas Harga

Kondisi pasar yang perlu diperhatikan scalper adalah bagaimana volatilitasnya. Gerakan besar, koreksi sejenak, dan gerakan yang lebih besar lagi dalam harga adalah kondisi baik bagi scalper. Jika pasar tidak volatile, maka sebaiknya jangan cari peluang trading.

Chart Dengan Time Frame Kecil

Karena scalping mengambil keuntungan kecil dalam jangka pendek, maka wajar jika time frame harga yang digunakan juga perlu disesuaikan. Scalper biasanya menangkap peluang dari time frame 1 menit hingga 1 jam. Analisa di chart seperti itu akan mempermudah strategi scalping dan untuk menentukan target profit yang ideal. Biasanya, scalper hanya menargetkan sekitar 10 pips dalam 1 posisi.

1. Teknik Scalping Simple Dengan EMA Crossing

2. Memanfaatkan Volume Dan Price Action

3. Kombinasi Stochastic Dan MA

4. Scalping Mudah Dengan Parabolic SAR

5. Mencari Momentum Entry Dengan Indikator CCI.

(Visited 34 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini