Dolar AS Raih Level Tertinggi Terhadap Euro dan Yen

Dolar AS Raih Level Tertinggi Terhadap Euro dan Yen

Pada perdagangan pasar valuta asing hari Kamis, 1 Agustus 2019 pagi ini, mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) naik ke level tertinggi dalam dua tahun terhadap Euro (EUR) dan mencapai tertinggi dalam dua bulan terhadap Yen (JPY).

Kondisi ini terjadi dikarenakan Ketua Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed) yakni Jerome Powell mengesampingkan siklus pelonggaran panjang setelah memberikan penurunan suku bunga pertama sejak terjadinya krisis keuangan.


Dalam langkah yang diperkirakan secara luas, bank sentral Amerika Serikat tersebut menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk membantu perekonomian terhadap risiko termasuk gesekan perdagangan.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Pada konferensi pers setelah keputusan yang dikeluarkan oleh The Fed, Jerome Powell mengungkapkan bahwa “itu bukan awal dari serangkaian penurunan suku bunga.” Ia juga berkata bahwa “Saya tidak mengatakan itu hanya satu pemangkasan suku bunga.”

Para pelaku pasar juga masih melihat satu lagi penurunan suku bunga tahun ini. Pernyataan yang diungkapkan oleh Jerome Powell, bagaimanapun, memangkas harapan The Fed yang siap untuk menurunkan suku bunga hingga tahun depan.

“Komentar Jerome Powell tidak terlalu bersifat dovish, jadi ini adalah konfirmasi bahwa ini adalah pemotongan jaminan kecil,” ujar Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities di Tokyo.

” Dari sini terlihat bahwa hasil tersebut membatasi pelemahan Dolar Amerika Serikat (USD). Pemangkasan suku bunga akan berada di sisi kecil, tetapi ini masih memperkuat kasus untuk pemekaran ekonomi Amerika Serikat yang berkepanjangan, dan berdampak positif untuk Dolar Amerika Serikat (USD) dalam  jangka panjang.”

https://www.youtube.com/watch?v=u9s9eluW-UE&t=75s

Indeks Dolar Amerika Serikat terhadap sejumlah enam mata uang utama terakhir berada pada kisaran level 98,516, dekat dengan level tertinggi dalam dua tahun di kisaran level 98,683 yang dicapai pada hari Rabu, 31 Juli 2019.

Di sisi lain Euro (EUR) turun sebesar 0,2 persen menjadi 1,1052 Dolar Amerika Serikat (USD) di awal perdagangan sesi kawasan Asia dan mencapai level terendah sejak tanggal 16 Mei 2017.

Sementara pasar keuangan secara luas mengharapkan The Fed untuk mengurangi suku bunga pinjaman utama semalam sebesar 25 basis poin ke kisaran target yakni 2,00 persen hingga 2,25 persen, banyak para pelaku pasar yang telah mencari konfirmasi yang lebih jelas tentang pemangkasan suku bunga lebih banyak dari Jerome Powell.

Padahal sehari sebelum pertemuan The Fed, para pelaku pasar telah memprediksi peluang sebesar 35 persen untuk tiga pemangkasan hingga akhir tahun ini. Pada hari Rabu sore 31 Juli 2019 angka itu turun menjadi 12 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Dolar Amerika Serikat (USD) naik sebesar 0,4 persen ke level tertinggi dalam dua bulan terhadap Yen (JPY) di kisaran level 109,165 yen.

Di pair mata uang lain di pasar forex, Poundsterling (GBP) terperosok terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) menuju level terendah dalam dua tahun karena meningkatnya risiko Brexit tanpa kesepakatan (No-Deal-Brexit), akan tetapi fokusnya akan bergeser ke pertemuan Bank sentral Inggris (BoE) pada hari Kamis nanti.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters hampir yakin bahwa Komite Kebijakan Moneter BoE akan memilih 9-0 untuk mempertahankan suku bunga di 0,75 persen. Namun kurang jelas bagaimana Gubernur Mark Carney akan mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh prospek Inggris yang akan meninggalkan Uni Eropa (UE) tanpa perjanjian perdagangan sementara.

Poundsterling turun sebesar 0,3 persen menjadi 1,2142 Dolar Amerika Serikat (USD), dekat level terendah dalam dua tahun di kisaran level 1,2120 Dolar Amerika Serikat (USD). Sedangkan pada bulan lalu poundsterling jatuh sebesar 4,2 persen, hal ini terjadi akibar kinerja bulanan terburuk sejak bulan Oktober 2016 dan meningkatnya dugaan bahwa Inggris akan melalui Brexit tanpa kesepakatan (No-Deal-Brexit).

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *