Akibat Kemarahan Trump Terhadap China, Harga Emas Nanjak

Harga emas hari ini naik tipis setelah kemarin sempat melorot. Meski naik, harga emas masih cenderung turun dari level tertinggi pertengahan pekan lalu.

Rabu (27/5) pukul 7.36 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.712,67 per ons troi. Harga emas hari ini naik 0,12% dari posisi akhir perdagangan kemarin Selasa (26/5).

Tapi, harga emas spot ini masih turun sebesar 2,03% dari posisi pekan lalu US$ 1.748,18 per ons troi. Ini adalah harga emas tertinggi sejak akhir November 2012.

Harga emas cenderung turun dalam sepekan ini di tengah upaya pelonggaran lockdown akibat virus corona. Pelonggaran ini membuka kembali aktivitas ekonomi sehingga menimbulkan harapan pemulihan.

“Ada sinyal risk-on di pasar keuangan sehingga memicu aliran dari aset safe haven emas,” kata Daniel Ghali, commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) kemarin menguat akibat harapan pulihnya bisnis dan potensi vaksin corona. Spanyol akan membuka pariwisata pada Juli mendatang. Sedangkan Inggris akan membuka kembali ribuan pusat perbelanjaan pada bulan depan.

“Penurunan harga emas di bawah US$ 1.700 bisa membuka peluang penurunan ke US$ 1.680,” kata Lukman Otunuga, analis FXTM kepada Reuters. Tapi dia menambahkan bahwa potensi penurunan ini akan dibatasi oleh kemarahan Presiden AS Donald Trump terhadap China akibat corona dan masalah lainnya.

Kemarin, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa saking marahnya terhadap China, Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang tidak sepenting sebelumnya.

Tapi, “Permintaan investasi akan tetap menguat akibat stimulus Federal Reserve yang masih akan ada untuk beberapa waktu selanjutnya,” kata Ghali.

Sumber : Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *