AKIBAT MENINGKATKANNYA WABAH VIRUS CORONA GBP/JPY IKUT TANGGUNG BEBAN

Pada pasar valuta asing GBP/JPY mempertahankan nada bearish tetap utuh meskipun memantul dari hari sebelumnya. Berita utama baru tentang virus corona membalikkan rebound risiko sebelumnya. Manufaktur Inggris/Produksi Industri, anggaran pasca-Brexit pertama akan menjadi kuncinya.

GBP/JPY gagal melakukan pergerakan pemulihan hari sebelumnya sementara turun ke 135,40, turun 0,7%, selama awal sesi Tokyo pada hari Rabu. Sementara ketakutan baru terhadap virus corona (COVID-19) tampaknya membebani nada risiko, para pedagang juga berhati-hati menjelang data/peristiwa utama Inggris.

Lonjakan terbaru dalam statistik virus corona dari Jepang dan Korea Selatan mengikuti kenaikan awal-Asia di AS dan juga infeksi yang diderita Menteri Kesehatan Inggris. Selain itu, Politico menimbulkan keraguan atas jaminan Wakil Presiden AS Mike Pence sebelumnya atas sumber daya yang cukup di laboratorium sedangkan China Global Times mengatakan, “pejabat termasuk Presiden Donald Trump dan beberapa di masyarakat masih berusaha meremehkan risiko virus mematikan.”

Sementara katalis tersebut adalah yang terbaru yang membebani sentimen perdagangan pasar, tidak adanya konferensi pers Presiden AS Donald Trump dan kekhawatiran baru menunda Olimpiade Tokyo dapat disebut sebagai katalis sebelumnya. Yang menggambarkan nada risiko, imbal hasil treasury 10-tahun AS turun dua basis poin menjadi 0,73% sementara NIKKEI Jepang tergelincir 0,60% menjadi 19.755 pada saat berita ini dimuat.

Perlu juga dicatat bahwa UK Express menyampaikan bahwa negosiator Brexit Uni Eropa (UE) Michel Barnier telah mengakui blok tersebyt sedang berjuang untuk menyusun teks hukum sebelum pembicaraan krisis minggu depan setelah terungkap bahwa negosiator Inggris lebih mengetahui perkembangan terbaru. Pedagang sekarang akan mengamati ekonomi Inggris bulanan menjelang anggaran utama Inggris, yang pertama setelah Brexit, untuk menentukan arah pasar jangka pendek.

PROFIT KONSISTEN DIDIMAX.

 

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *