Akibat Pembaruan AS-China Dolar Aussie Tertekan dan Fokus Pada Rapat Fed

Akibat Pembaruan AS-China Dolar Aussie Tertekan dan Fokus Pada Rapat Fed

Hallo teman-teman trader! Berita forex kali ini mengenai Akibat Pembaruan AS-China Dolar Aussie Tertekan dan Fokus Pada Rapat Fed. Terlepas dari nada pasar yang menjadi pesimis, sepertinya mata uang Dolar Australia (AUD) akan terus berada pada minat jual.

Pasangan mata uang Dolar Australia (AUD) terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) hari ini diperdagangan pada level harga sekitar 0.7061. Sebelumnya pasangan mata uang ini telah mampu menaik di kawasan level harga 0.7091. Saat ini mata uang Dolar Australia (AUD) tampak pada minat jual yang besar karena terpengaruh pembaruan kabar dari negosiasi kesepakatan akhir antara Amerika Serikat dengan China.

Semalam memang telah tersiar kabar bahwa terjadi pecah pendapat dalam proses negosiasi antara negosiator Amerika Serikat dan China. Mereka berselisih pendapat pada pembicaraan masalah perdagangan utama kedua negara. Berdasarkan pernyataan administrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dikhawatirkan China akan melanggar perjanjian pada sektor perdagangan khusus.

Dengan tersiarnya kabar kurang bahagia ini telah membuat pergerakan sentimen resiko semakin buruk. Pada Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 0,10 persen, indeks S&P500 juga mengalami penurunan sebesar 0,17 persen. Sementara itu pada pasangan mata uang terkait yaitu Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Yuan China (CNY) berada di level harga 6.7211.

Sepertinya mata uang Dolar Australia (AUD) akan terus berada pada minat jual karena komentar dari anggota bank sentral Australia (RBA) yaitu Bullock, terlepas dari nada pasar yang menjadi pesimis. Bank sentral Australia (RBA) menyatakan bahwa untuk lebih berhati-hati mengenai kemampuan bank sentral dalam memberikan utang lebih besar. Bank sentral Australia (RBA) juga mengatakan agar bank tidak terlalu memperketat kebijakan mereka.

Hal ini akan menjadi sebuah nada dari bank sentral Australia (RBA) untuk melakukan penurunan angka suku bunga jika memang para pemberi pinjaman utama menaikan angka suku bunga hipotek secara terus menerus.

Untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Dolar Australia (AUD) tampak akan lebih bertahan jika aset-aset beresiko lain mengalami penurunan mendekati pertemuan Fed. Imbal yield obligasi Treausry Amerika Serikatjuga mengalami kenaikan menjelang pertemuan Fed di angka 2,614 persen setelah sebelumnya mampu mencapai 2,631 persen.

didimaxforex.com

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *