AS Belum Memangkas Tarif Impor Sampai Pemilihan Presiden November

AS Belum Memangkas Tarif Impor Sampai Pemilihan Presiden November

Berita terbaru mengenai forex hari ini – Tarif impor terhadap barang-barang China ke Amerika Serikat tampaknya akan tetap berlaku sampai pemilihan presiden AS selesai sehingga pengurangan akan bergantung pada kepatuhan China dengan ketentuan perjanjian perdagangan fase pertama.

AS dan China mempunyai pemahaman jika tidak lebih dari 10 bulan usai penandatanganan perjanjian di Gedung Putih pada Rabu (15/1), AS akan melihat kemajuan dan berpotensi mempertimbangkan pemangkasan tambahan pada tarif yang mempengaruhi barang impor China sebesarUS$360 miliar, berdasarkan sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Periode pengamatan, yang diprediksi tidak disebutkan dalam teks kesepakatan, dimaksudkan untuk memberikan waktu bagi pemerintah Trump untuk memverifikasi kepatuhan China atas ketentuan perjanjian tersebut. Kesepakatan itu tidak akan mempengaruhi setengah dari tarif 15 persen pada sekitar US$120 miliar barang impor China yang dirilis pada bulan Desember sehingga masih akan dilanjutkan.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Para pejabat sudah menyatakan akan mepublikasikan teks perjanjian setebal 86 halaman usai penandatanganan dan menolak jika ada rencana untuk memotong tarif lebih lanjut.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam tanggapan bersama yang dikirim melalui email menyatakan jika, “Satu-satunya komponen non-publik dari perjanjian tersebut adalah lampiran rahasia dengan jumlah pembelian terperinci, yang telah dijelaskan sebelumnya.”

Mereka juga menyatakan jika, “Tidak ada perjanjian lisan atau tertulis lainnya antara kedua negara bersangkutan mengenai masalah ini, dan tidak ada kesepakatan untuk pengurangan tarif di masa depan,” sesuai dengan yang dilansir Bloomberg.

Pejabat pemerintahan Trump sudah meminimalisir segala dampak negatif pada tarif akan ekonomi AS Dalam sebuah kolom Wall Street Journal yang diterbitkan pada hari Selasa, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menyatakan jika para ekonom arus utama termasuk di Federal Reserve gagal untuk memperhitungkan dengan tepat efek ekonomi menguntungkan dari bea masuk tersebut.

Pada beberapa hari terakhir, pemerintah juga sudah bekerja dengan cara lain untuk meletakkan dasar bagi kesepakatan dan negosiasi mengenai masalah-masalah sulit seperti sistem subsidi industri China yang sangat besar, yang diharapkan akan dimasukkan dalam tahap perbincangan berikutnya.

Pada hari Senin, pemerintahan Trump membatalkan label China sebagai manipulator mata uang. AS, Uni Eropa, serta Jepang juga merilis bahwa mereka sudah mencapai kesepakatan mengenai usulan aturan global baru untuk subsidi industri dalam suatu tindakan yang akan meningkatkan tekanan pada Beijing atas masalah ini.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *