AUDNZD Stagnan AUD Menunggu Neraca Perdagangan China

Pasangan AUDNZD Stagnan, AUD Menunggu Neraca Perdagangan China

Pergerakan pasangan mata uang Dolar Australia (AUD) terhadap Dolar New Zealand (NZD) hari ini berada di dekat level harga 1.0380. Kondisi ini terus terjadi ketika menjelang rilisnya data neraca perdagangan skala bulanan untuk China pada Jumat, 8 Maret pagi tadi.

Sebelumnya pasangan mata uang ini sempat anjlok menuju ke kawasan harga paling rendah sejak tanggal 3 Januari lalu. Perdagangan pasangan mata uang AUDNZD saat ini masih terkesan stagnan, karena data dari kedua negara sama-sama beragam dan tidak mendominasi pasar.

GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Selain fokus pada rilis neraca perdagangan China, pasangan mata uang AUDNZD juga akan lebih fokus pada kabar terbaru mengenai kesepakatan akhir antara Amerika Serikat-China. Kedua negara akan bertemu pada akhir bulan ini dalam pembahasan kesepakatan dagang demi berhentinya konflik dagang antar kedua negara yang sempat memanas. Kabar terbaru tersebut akan mempengaruhi Dolar Australia (AUD) karena merupakan rekan utama China dalam perdagangan mata uang dan komoditas.

Sebelum rilis, data tersebut mempelihatkan hasil bahwa pertumbuhan untuk Australia memang suram. Terlebih lagi Bank Sentral Australia (RBA) juga menyampaikan pesan bernada dovish mengenai peluang penurunan suku bunga Australia. Pada hari Rabu kemarin pasangan mata uang AUDNZD turun akibat dari berhembusnya kabar ini.

Pemulihan Dolar Australia (AUD) memang masih sangat terbatas walaupun tertunjang oleh rilisnya penjualan eceran pada Kamis kemarin yang terlihat optimis terhadap neraca perdagangan. Sementara itu disisi lain, penjualan manufaktur New Zealand juga mengalami pertumbuhan positif dari -1,6 persen menuju ke 2,0 persen pada kuartal empat tahun 2018. Walaupun tumbuh positif, para pelaku pasar tidak terlau merespon karena lebih terfokus ke neraca perdagangan China.

Mengenai kabar pembaruan negosiasi dagang antara Amerika Serikat-China, beredar kabar terbaru bahwa ada kemungkinan dukungan atas kesepakatan akhir antara Amerika Serikat dan China. Hal ini didasarkan informasi mengenai Presiden Donald Trump yang berusaha mendorong pejabat di Gedung Putih untuk menyetujui kesepakatan dagang antara Amerika Sertikat-China. Akan tetapi China sendiri tidak begitu menaruh harapan karena beresiko berbalik arah dari yang diberitakan saat ini.

GRATIS BIMBINGAN DIDIMAX

(Visited 43 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini