Bank Sentral Eropa Mempertahankan Suku Bunga Acuan

Bank Sentral Eropa Mempertahankan Suku Bunga Acuan

Berikut berita terbaru forex hari ini – Bank sentral Eropa atau ECB menetapkan untuk mempertahankan tingkat suku bunga utama untuk wilayah euro. Namun memperbaiki arahan kebijakan moneter ke depan dengan membuka kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter.

ECB mengatakan dalam penguman keputusan kebijakan terbarunya jika mereka memprediksi suku bunga utama tetap pada level mereka saat ini atau lebih rendah setidaknya sampai paruh pertama 2020, sedikit perubahan dari pernyataan 6 Juni yang menggunakan kata-kata hanya ‘di level mereka saat ini’.

Melansir Antara, Jumat, 26 Juli 2019, Bank Sentral Eropa menegaskan perlunya sikap yang sangat akomodatif dari kebijakan moneter untuk jangka panjang sejak tingkat inflasi, baik yang realisasi maupun yang diproyeksikan, bertahan di bawah level yang ditargetkan.

Pihaknya berjanji untuk bertindak bahwa prospek inflasi jangka menengah tetap di bawah target dan akan siap untuk menyesuaikan semua instrumen ekonominya, untuk memastikan bahwa inflasi bergerak ke arah tujuannya secara berkelanjutan.

ECB juga mengatakan sudah mengutus Komite Eurosystem yang penting dengan memeriksa tindakan mitigasi seperti desain sistem berjenjang untuk kompesasi cadangan, dan pilihan untuk ukuran dan komposisi potensi pembelian aset bersih baru, yang sebagian besar sejalan dengan harapan pasar.

Suku bunga dasar zona euro akan tetap di 0,00 persen, dengan suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga deposito tetap masing-masing di 0,25 persen dan minus 0,40 persen, berdasarkan bank sentral. Inflasi di wilayah euro sangat rendah. Tingkat inflasi tahunan 1,3 persen pada Juni, naik dari 1,2 persen pada Mei, masih jauh dari target ECB di bawah 2,0 persen.

“Kami tidak menyukai apa yang kami lihat,” ujar Presiden ECB Mario Draghi dalam konferensi pers, sambil menegaskan bahwa ECB bertekad untuk bertindak.

Draghi juga meygatakan perdagangan internasional yang menurun dan ketidakpastian global membebani prospek ekonomi zona euro, termasuk kemungkinan pemberlakuan Brexit. Rebound yang diprediksi sebelumnya pada paruh kedua tahun ini menjadi kurang mungkin, namun risiko untuk resesi juga cukup rendah, mengutip tanda-tanda ketahanan di pasar tenaga kerja.

Dan Ia menggambarkan manufaktur yang lemah di Jerman dan Italia dikarenakan dari tekananistimewa. Ia percaya kebijakan fiskal akan sangat penting jika situasinya semakin buruk, melihat fakta banyak yang telah dilakukan dalam kebijakan moneter.

“Dukungan dari kebijakan fiskal akan memungkinkan kebijakan moneter untuk melakukan apa yang dilakukannya dengan efek samping yang lebih sedikit serta lebih cepat,” tambahnya.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

(Visited 15 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *