Brexit Membuat Poundsterling Tertekan Ke Posisi Terendah

Brexit Membuat Poundsterling Tertekan Ke Posisi Terendah

Berita forex hari ini berasal dari permasalahan terkait kesepakatan Brexit Membuat Poundsterling Tertekan Ke Posisi Terendah. Kondisi ini juga ditambah dengan adanya tekanan dari mata uang Dolar Amerika Serikat yang semakin menguat.

Pada hari Rabu waktu setempat atau tepatnya hari Kamis WIB, mata uang  poundsterling Inggris (GBP), bertahan pada level terendah dalam dua bulan. Kondisi tersebut terjadi karena ada tekanan dari mata uang dolar Amerika Serikat (USD) dan meredupnya harapan akan munculnya terobosan dalam perbincangan terkait kesepakatan Brexit antara pemerintah dengan oposisi.


GRATIS EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX
Pada hari Kamis, 25 April 2019, indeks dolar yang mengukur mata uang Amerika Serikat dengan enam mata uang mayor lainnya, menyentuh level tertinggi dalam 22 bulan terakhir. Sementara mata uang poundsterling (GBP) naik sebesar 0,1 persen lebih tinggi pada posisi mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) di kisaran 1,29, mendekati level terendah sejak tanggal 19 Februari. Sedangkan terhadap mata uang Euro (EUR), mata uang poundsterling (GBP) naik sebesar 0,3 persen lebih tinggi pada kisaran 86,46 sen.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan kepada tim menteri utama bahwa perbincangan dengan Partai Buruh yang beroposisi untuk menemukan jalan keluar terkait Brexit berlangsung serius, meskipun sulit untuk mencapai kesepakatan di beberapa wilayah.

Beberapa analis melihat adanya ruang untuk optimistis mengingat kesepakatan dengan Uni Eropa (UE) untuk menunda Brexit hingga bulan Oktober mendatang, telah menghilangkan kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa (UE) tanpa ada kesepakatan ” No-Deal-Brexit”.

“Kami cukup konstruktif tentang prospek pound untuk jangka pendek,” ujar Nikolay Markov selaku ekonom senior di Pictet Asset Managemen berbasis di London.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebesar 59,34 poin atau 0,22 persen menjadi 26.597,05 poin. Indeks S&P 500 melemah sebesar 6,43 poin atau 0,22 persen menjadi 2.927,25 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun sebesar 18,81 poin, atau 0,23 persen menjadi 8.102,01 poin.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

Saham Boeing naik sebesar 0,39 persen, setelah laba suku tahunannya tampaknya sesuai dengan estimasi pasar, sementara pendapatannya sedikit di bawah predikasi. Saham produsen alat-alat industri Amerika Serikat Caterpillar jatuh sebesar 3,03 persen, meskipun laba suku tahunan pertamanya lebih baik dari predikasi.

Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor energi turun sekitar 1,85 persen, memimpin para kerugian. Saham-saham energi adalah hambatan terbesar pada S&P 500 yang disebabkan oleh jatuhnya harga minyak .

Para investor dan para pelaku pasar sedang memahami sejumlah laporan laba suku tahunan pertama dari raksasa teknologi lainnya yang dirilis setelah penutupan pasar, termasuk Facebook, Microsoft dan Tesla.

didimaxforex.com

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *