Dolar AS Melemah di Tengah Ketidakpastian Brexit dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Dolar AS Melemah di Tengah Ketidakpastian Brexit dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Pada akhir perdagangan pasar valuta asing hari Rabu waktu setempat (Kamis WIB), nilai tukar mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) melemah tipis terhadap sejumlah mata uang utama. Kondisi itu terjadi karena pelaku pasar mencerna perkembangan mengenai ketidakpastian Brexit.

Kamis, 24 Oktober 2019, baik Poundsterling (GBP) maupun Euro (EUR) juga melemah tipis di tengah ketidakpastian Brexit. Indeks Dolar Amerika Serikat (USD), yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun sebesra 0,03 persen menjadi 97,4966 pada sesi akhir perdagangan.

REWARD AKHIR TAHUN DIDIMAX

Pada akhir perdagangan New York, Euro (EUR) naik menjadi USD1,1127 dibandingkan dengan USD1,1123 pada sesi sebelumnya, dan Poundsterling Inggris (GBP)  naik menjadi USD1,2904 dibandingkan dengan USD1,2882 di sesi sebelumnya. Dolar Australia (AUD) juga turun menjadi USD0,6851 dibandingkan dengan USD0,6853 di sesi sebelumnya.

Sementara itu, Dolar Amerika Serikat (USD) dibeli di kisaran level 108,65 Yen Jepang (JPY), lebih tinggi dibandingkan dengan 108,46 Yen Jepang (JPY) pada sesi sebelumnya. Kemudian Dolar Amerika Serikat (USD) naik menjadi 0,9905 Franc Swiss (CHF) dibandingkan dengan 0,9890 Franc Swiss (CHF), dan jatuh ke kisaran level 1,3077 Dolar Kanada (CAD) dibandingkan dengan 1,3097 Dolar Kanada (CAD) pada sesi sebelumnya.

Para pemimpin Uni Eropa (UE) pada hari Rabu 23 Oktober, mempertimbangkan perihal memberikan Inggris perpanjangan Brexit selama tiga bulan, dan Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan bahwa jika mereka melakukannya, maka dia akan mengadakan pemilihan pada hari Natal.

Namun, masih ada banyak rintangan yang tersisa, dan kemampuan Boris Johnson untuk memenuhi janji ” lakukan atau mati ” untuk mengeluarkan Inggris dari Uni Eropa (UE) pada 31 Oktober jadi diragukan, setelah parlemen menolak jadwal tiga hari guna memberlakukan persetujuannya.

Para investor juga menunggu pertemuan akhir bulan Federal Reserve AS, yang diperkirakan akan mengurangi suku bunga acuan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut tahun ini. Federal Fund Futures mengindikasikan bahwa pedagang melihat peluang sebesar 91 persen untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Ketidakpastian Brexit dan ekspektasi penurunan suku bunga telah menekan greenback. Indeks Dolar AS, yang mengukur Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap enam mata uang utama lainnya, turun sebesar 0,02 persen menjadi 97,51 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian transaksi emas.

KELAS EDUKASI GRATIS DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini