Dolar AS Melemah Karena Pasar Fokus Data Ekonomi Musim Laporan Keuangan

Dolar Amerika Serikat bergerak melemah memulai pekan ini pada Senin (13/07) pagi menjelang rilis data ekonomi dari seluruh dunia dan laporan pendapatan perusahaan di Amerika Serikat untuk mengukur optimisme pasar terhadap prospek ekonomi.

US Dollar Index melemah 0,19% di 96,430 menurut data Investing.com sampai pukul 09.28 WIB. Sebelumnya, indeks dolar AS ditutup melemah tipis 0,06% pada perdagangan Jumat (10/07) karena investor berspekulasi masuk ke mata uang sensitif risiko dengan pandangan bahwa dampak terburuk dari pandemi mungkin telah berlalu.

Sedangkan pukul 09.24 WIB, rupiah USD/IDR bergerak naik 0,42% ke 14.375,0 per dolar AS.

Jumlah kasus covid-19 terus melonjak selama akhir pekan. Terbaru, Florida melaporkan peningkatan lebih dari 15.000 kasus baru covid-19 selama 24 jam ini, rekor tertinggi untuk negara bagian mana pun, melampaui rekor tertinggi di New York pada bulan April lalu.

https://youtu.be/SQCJwI2dGeg

Harapan pengembangan obat-obatan dan vaksin untuk penyakit ini juga mendukung sentimen risiko seperti halnya indikator ekonomi yang sejauh ini menunjukkan adanya upaya pemulihan dari tindakan pembatasan ungkap analis.

Data inflasi konsumen AS untuk bulan Juni akan segera dirilis pada Selasa besok sementara penjualan ritel, pengukur utama konsumsi, dirilis pada hari Kamis.

Musim laporan keuangan perusahaan di AS akan dimulai minggu ini dan ini bisa memberikan penilaian lain atas skala kerusakan serta pemulihan dari pandemi.

Sampai pukul 09.37 WIB, pasangan mata uang EUR/USD menguat 0,25% ke 1,1326 dan pasangan mata uang GBP/USD naik 0,28% di 1,2656. pasangan mata uang USD/JPY turun 0,04% ke 106,84 dan pasangan mata uang USD/CNY naik 0,06% di 7,0031.

MENTOR EDUKASI DAN BIMBINGAN DIDIMAX 1MENTOR EDUKASI DAN BIMBINGAN DIDIMAX 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *