Pada akhir perdagangan hari Senin waktu setempat (Selasa WIB) nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Kondisi itu terjadi karena ketidakpastian akibat pandemi covid-19 yang mendorong selera para investor untuk memburu mata uang tersebut.
Mengutip Sumber, Selasa, 7 April 2020, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik sekitar 0,13 persen menjadi 100,6932 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro melemah menjadi USD1,0797 dari USD1,0811 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris menguat menjadi USD1,2300 dari USD1,2272 di sesi sebelumnya.
Dolar Australia naik menjadi USD0,6090 dibandingkan dengan USD0,5998. Dolar AS dibeli pada 109,05 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Selain itu, Dolar AS naik menjadi 0,9782 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9760 franc Swiss, dan turun menjadi 1,4118 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,4154 dolar Kanada.
Dari sudut pandang pasar, Pemerintah Amerika Serikat mungkin kurang fokus secara radikal pada risiko kesehatan ketika menimbang antara risiko kesehatan dan ekonomi, karena Washington bergantung pada penutupan yang mungkin singkat dan terbatas, ujar Ulrich Leuchtmann, seorang analis di Commerzbank Research.
“Itu akan menjadi positif bagi Dolar Amerika Serikat, karena pasar perdagangan valuta asing adalah ekonomi, bukan sudut pandang moral,” ujar Leuchtmann.
https://www.youtube.com/watch?v=pPmk-RN9MbM
Jumlah kasus covid-19 di Amerika Serikat sendiri sudah mencapai 350 ribu kasus pada Senin, 6 April, pukul 15.30 waktu setempat (1930 GMT), menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. Angka terbaru sudah mencapai 352.546 dengan 10.389 kematian, menurut CSSE.
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir melonjak pada hari Senin waktu setempat (Selasa WIB) dengan rata-rata ketiga indeks utama ditutup melesat lebih dari tujuh persen. Penguatan tersebut dapat terjadi setelah kemunduran bursa saham Wall Street pada hari minggu sebelumnya di tengah pandemi covid-19.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 1.627,46 poin atau 7,73 persen menjadi 22.679,99. Sementara S&P 500 meningkat sebanyak 175,03 poin atau 7,03 persen menjadi 2.663,68. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq melonjak sebanyak 540,15 poin atau 7,33 persen menjadi 7.913,24.
Sumber : Medcom.co.id







