Dolar AS Menguat Terhadap Yen dan Franc Swiss

Dolar AS Menguat Terhadap Yen dan Franc Swiss

Pada akhir perdagangan pasar valuta asing hari Senin (Selasa pagi WIB) 20 Agustus 2019, Dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap mata uang safe haven seperti Yen Jepang (JPY) dan Franc Swiss (CHF). Hal ini disebabkan oleh sentimen yang membaik setelah seminggu bergejolak di tengah harapan bank-bank sentral utama meluncurkan langkah-langkah stimulus baru untuk mengangkat ekonomi mereka yang lemah.

Mata uang Jepang ini jatuh untuk sesi ketiga secara berturut-turut terhadap greenback, sementara uang Franc Swiss melemah ke level terendah dalam dua minggu terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).

Para Analis menilai bahwa optimisme tindakan pemerintah untuk meredakan kekhawatiran resesi Amerika Serikat, yang dipicu oleh inversi kurva imbal hasil obligasi pada pekan lalu telah meningkat menjelang simposium Federal Reserve minggu ini di Jackson Hole, Wyoming. Bank sentral dapat mengumumkan langkah-langkah yang baru.

Selain itu, China juga meluncurkan reformasi suku bunga yang diharapkan dapat menurunkan biaya pinjaman perusahaan, yang dapat membantu mengangkat suasana pasar. Sementara prospek pemerintah koalisi Jerman yang mengabaikan aturan anggaran berimbang untuk mengambil utang baru dan meluncurkan langkah-langkah stimulus juga meningkatkan selera risiko.

“Kami pikir latar belakang bank sentral yang lebih akomodatif akan membantu melindungi sisi penurunan di pasar berisiko,” ujar Ahli Strategi Senior Valas TD Securities, Mazen Issa.

Dalam perdagangan kemarin sore, Dolar Amerika Serikat (USD) naik sebesar 0,3% terhadap Yen (JPY) yakni menjadi 106,66 Yen (JPY). Hal ini membantu mendorong indeks Dolar Amerika Seriakt 0,2% lebih tinggi menjadi 98,358.

Penelitian Scotiabank mengungkapkan, bahwa pasangan mata uang USDJPY menunjukkan tanda-tanda stabil dari sudut pandang teknis, tetapi indikator jangka panjang tetap selaras bearish (downtrend) untuk greenback.

“Kami lebih suka melihat kenaikan Dolar tambahan melalui penutupan minggu ini untuk mengkonfirmasi pembalikan pada minggu lalu dan berpikir bahwa penutupan harian di atas kisaran level 106,80 Yen  akan mendukung prospek kekuatan dolar,” ujar bank.

Sementara itu Euro (EUR) turun sebeesar 0,1% versus greenback pada kisaran level USD1,1079 setelah jatuh sebesar 1,0% pada minggu lalu dan merupakan penurunan mingguan terbesar sejak awal Juli lalu.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini
Shares