Dolar AS Naik 0,2%, Investor Fokus Stimulus Fiskal AS

 

Dolar Amerika Serikat (AS) naik terhadap mata uang utama seperti euro dan franc Swiss. Hal tersebut karena investor fokus pada rencana stimulus fiskal Amerika Serikat (AS) dan menanti hasil pembicaraan perdagangan antara AS-China minggu ini.

Greenback naik ke level tertinggi dalam minggu ini terhadap euro dan mata uang Swiss. Indeks dolar naik 0,2% menjadi 93,56.

Euro turun 0,3% terhadap dolar ke level USD1,1746, sedangkan mata uang AS ini naik 0,3% terhadap franc Swiss ke USD0,9152. Terhadap yen, dolar sedikit melemab pada 105,93 yen.

Indeks dolar mendapat sentimen positif setelah pembicaraan mengenai stimulus fiskal yang pernah gagal akan kembali dibahas di Washington. Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif, di mana isinya memulihkan pembayaran pengangguran yang ditingkatkan kepada jutaan orang Amerika yang menganggur.

Meski demikian, Kepala Strategi Scotiabank Shaun Osborne memprediksi dolar akan tetap lemah dalam jangka menengah tetapi tidak dalam. Dia melihat kemungkinan koreksi jangka pendek atau setidaknya moderasi.

“Kami pikir latar belakang fundamental yang telah memberikan dukungan untuk dolar AS dalam dua tahun terakhir berubah lebih buruk dan investor akan terus mencari prospek ekonomi yang lebih baik atau keuntungan di pasar non-dolar AS dalam beberapa bulan mendatang,” tulis Osborne, dilansir dari CNBC, Selasa (11/8/2020).

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *