Dolar AS Naik Tipis Terangkat Indikator Ekonomi AS Yang Positif

Dolar AS Naik Tipis Terangkat Indikator Ekonomi AS Yang Positif

Pada perdagangan pasar valuta asing Jum’at, 6 September 2019 pagi ini, indeks dolar Amerika Serikat (AS) bergerak di zona hijau, didukung oleh rilis data terkini indikator ekonomi Amerika Serikat.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar Amerika Serikat yang mengukur kekuatan Dolar AS (USD) terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,006 poin atau sebesar 0,01 persen ke kisaran level 98,420 pada pukul 08.23 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan hari Kamis, 5 September 2019 indeks Dolar AS (USD) berakhir terkoreksi di wilayah negatif sebesar 0,04 persen atau 0,037 poin di kisaran level 98,414, itu merupakan penurunan di hari kedua.

EDUKASI TRADING FOREX GRATIS

Dilansir dari Reuters, beberapa survei terpisah menunjukkan bahwa perekonomian Amerika Serikat dalam kondisi yang lebih baik daripada yang dikhawatirkan oleh para investor. Aktivitas sektor jasa Amerika Serikat berakselerasi pada bulan Agustus dan pengusaha-pengusaha swasta mendorong perekrutan yang melebihi ekspektasi.

Hal tersebut memperkuat sentimen untuk aset-aset berisiko seperti pasar saham setelah pemberitaan bahwa perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan China akan dilanjutkan pada awal bulan depan di Washington.

“Data produktivitas, pesanan pabrik, dan kepegawaian yang lebih kuat dari perkiraan berlawanan dengan narasi ‘perlambatan ekonomi Amerika Serikat’ baru-baru ini,” ujar Michael McCarthy, kepala strategi di CMC Markets, Sydney.

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Para pelaku pasar kini menantikan laporan non-farm payroll bulanan yang akan dirilis pemerintah pada hari ini waktu setempat demi memperoleh petunjuk berikutnya mengenai kesehatan pasar tenaga kerja.

“Investor sekarang berharap dapat melihat pekan ini berakhir positif, sehingga mereka berharap pada laporan payroll AS Agustus,” tutur Stephen Innes, Ahli Strategi Pasar Asia Pasifik di AxiTrader.

Faktor lain yang mendukung sentimen aset berisiko ialah potensi terobosan dalam krisis politik di Hong Kong dan berkurangnya peluang Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan (no-deal Brexit) pada tanggal 31 Oktober mendatang.

https://www.youtube.com/watch?v=sMIvOHoODcM

Nilai tukar pound sterling (GBP) naik ke level tertingginya terhadap Dolar AS (USD) dalam kurun waktu lebih dari sebulan dan menahan sebagian besar dari kenaikan tersebut untuk diperdagangkan di kisaran level US$1,2326.

Bagaimanapun sentimen pesar tetaplah rentan, mengingat kekhawatiran perkembangan Brexit selanjutnya dan progres dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat denganTiongkok yang berujung buntu di masa lalu.

“Pergerakan-pergerakan ini mungkin terbukti jangka pendek daripada awal siklus baru,” terang Nick Twidale, Direktur XChainge.

“Kedua masalah geopolitik utama yang sepertinya telah berubah selama beberapa hari terakhir ini , karena memiliki tingkat ketidakpastian yang besar dalam jangka menengah, apalagi jangka panjang,” tambahnya, mengacu pada permasalahan Brexit dan perundingan perdagangan AS-China.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *