Dolar Membabi Buat Tebas Habis Penguatan Yen Selama 4 Hari

Dolar Membabi Buat Tebas Habis Penguatan Yen Selama 4 Hari

Pada perdagangan pasar valuta asing hari Selasa kemarin 13 Agustus 2019, Dolar Amerika Serikat (USD) membabi buta dengan Yen Jepang (JPY) sebagai salah satu korbannya. Mata uang negeri Mata Hari Terbit ini sebelumnya berhasil mencatat penguatan selama 4 hari berturut-turut, namun pada perdagangan kemarin ditebas habis oleh Dolar Amerika Serikat (USD).

Total dalam 4 hari sebelumnya, Yen (JPY) menguat sebesar 1,11%, sementara pada hari Selasa kemarin melemah sebesar 1,37%. Pada Rabu pagi ini, 14 Agustus 2019 Yen (JPY) kembali berbalik menguat sebesar 0,41% diperdagangkan di kisaran level 106.29 pada pukul 7:55 WIB di pasar spot, melansir data Refinitiv.

PUSAT EDUKASI TRADING FOREX DIDIMAX

Meskipun demikian, penguatan Yen (JPY) masih rentang berbalik lagi, pasalnya sedang ada sentimen positif mengenai perang dagang Amerika Serikat-China.

Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat pada hari Rabu pagi waktu setempat mengumumkan bahwa mereka akan menghapus beberapa produk dari daftar produk impor asal China yang akan dikenakan tarif masuk baru pada awal bulan depan.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat mengungkapkan bahwa keputusan ini didasari oleh alasan “kesehatan, keselamatan, keamanan nasional, dan faktor-faktor lainnya”, dilansir dari CNBC International.

Selanjutnya mengenai penerapan tarif impor baru senilai 10% untuk berbagai produk lainnya yang sejatinya akan mulai berlaku efektif pada awal September mendatang diputuskan ditunda hingga tanggal 15 Desember. Produk-produk yang akan ditunda pengenaan tarif masuknya mencakup ponsel selular, laptop, konsol video game, dan monitor komputer.

Pengumuman tersebut memberikan angin segar pada pasar finansial yang sejak pekan lalu diterpa sentimen negatif dari konflik perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Amerika Serikat sekali lagi menunjukkan niat baiknya, hanya kini tinggal kembali ke China yang masih “bungkam” sejak pekan lalu.

Perhatian pelaku pasar kini kembali bertuju pada bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC). Seperti yang telah diketahui sebelumnya, PBoC sejak pekan lalu terus mendevaluasi nilai tukar Yuan (CNY) terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) sebagai balasan atas pengenaan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Sejak awal pekan lalu, nilai tukar Yuan (CNY) sudah berada di level terlemah lebih dari satu dekade, dan PBoC setiap harinya mendepresiasi nilai tengah Yuan (CNY).

Jika PBoC hari ini tidak lagi mendepresiasi, yang berarti bahwa nilai tengah Yuan (CNY) dikuatkan terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), maka sentimen pasar akan semakin membaik dan Yen (JPY) berpotensi kembali melemah. Sebaliknya, jika PBoC masih terus mendepresiasi nilai tengah Yuan (CNY), lalu perang dagang juga masih belum bisa disebut mereda, maka kemungkinan besar jika Yen (JPY) akan kembali menguat.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

didimaxforex.com

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini
Shares