Dolar Tergelincir meski Data Pengangguran AS Berkurang

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 16 Juli 2020 ...

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) masih tak berdaya terhadap beberapa mata uang utama seperti euro, franc Swiss, dan sterling. Dolar terbebani kebuntuan pembahasan tentang tambahan stimulus untuk membantu mengatasi pandemi virus korona.

“Dolar melemah adalah tanda sentimen risiko positif. Pasar bergerak ke tempat-tempat yang akan memberi mereka keuntungan lebih baik dan lebih nyaman dalam membeli dolar Australia, euro, dan bahkan pound,” tulis Direktur Eksekutif Klarity FX Amo Sahota, dilansir dari CNBC, Jumat (14/8/2020).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1781 dari USD1,1873 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3051 dari USD1,3149 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7149 dari USD0,7234.

Dolar AS dibeli 105,94 yen Jepang, lebih tinggi dari 105,57 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9133 franc Swiss dari 0,9103 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3385 dolar Kanada dari 1,3289 dolar Kanada.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, pengusaha AS menambahkan 1,8 juta pekerjaan pada Juli, dan tingkat pengangguran turun menjadi 10,2% di tengah upaya pembukaan kembali. Kedua angka tersebut lebih baik dari ekspektasi pasar

Setelah kehilangan 10%, dolar saat ini berada di sekitar level terendah dalam lebih dari dua tahun sejak akhir atau terjadi mulai Juli 2020. Hal tersebut karena investor tetap fokus pada pembicaraan paket stimulus, yang macet minggu lalu.

“Kebuntuan atas paket stimulus mengganggu. Menaruh lebih banyak bantuan di atasnya, yang sedang coba dilakukan oleh pemerintah sekarang, tidak bertahan lama,” kata Sahota.

Dalam perdagangan sore, euro naik 0,1% menjadi USD1,1798. Sejak awal Juli, euro telah menguat hampir 6% terhadap dolar. Terhadap franc Swiss, dolar turun 0,2% menjadi 0,9105 franc. Sterling juga naik 0,3% versus dolar menjadi $ 1,3051.

Dolar juga mengabaikan data klaim pengangguran AS yang lebih baik dari perkiraan. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran turun 228.000 menjadi 963.000.

Itu adalah level terendah sejak pertengahan Maret ketika pihak berwenang mulai menutup bisnis yang tidak penting untuk memperlambat penyebaran virus.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini