Harga Emas Di Akhir Tahun Diperkirakan Bisa Menembus USD 2.000 per Ounce

Harga komoditas emas naik tipis pada perdagangan hari Rabu (Kamis waktu Jakarta) dan bertahan di atas kisaran level harga USD 1.800. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan kasus virus corona dan bergejolaknya ketegangan Amerika Serikar-Cina yang mendorong permintaan safe-haven. Namun pasar ekuitas yang kuat membatasi kenaikan emas.

Meskipun demikian, harga emas di akhir tahun diperkirakan bisa menembus level harga USD 2.000 per ounce.

Dikutip dari CNBC, pada Kamis (16/7/2020), harga emas di pasar spot naik sekitar 0,2 persen menjadi USD 1.811,41 per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak tanggal 9 Juli pada kisaran level harga USD 1.814,40.

EDUKASI TRADING FOREX DAN KOMODITI DI DIDIMAX

Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup tidak berubah pada kisaran level harga USD 1.813,80.

“Lonjakan kasus virus corona yang dikonfirmasi, terutama di seluruh Amerika Serikat, langkah-langkah lockdown sedang dipulihkan, serta meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China, telah mendukung permintaan emas,” ujar Analis Standard Chartered Suki Cooper.

Pada hari Selasa pekan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan untuk mengakhiri status khusus Hong Kong di bawah hukum Amerika Serikat, yang memberikan perlakuan ekonomi istimewa kepada kota tersebut. Hal inilah yang mendorong Beijing untuk memberikan peringatan sanksi pembalasan.

https://www.youtube.com/watch?v=MC1Mm4mQdEY

“Ekuitas yang lebih kuat dan optimisme vaksin telah membatasi momentum kenhttps://www.youtube.com/watch?v=MC1Mm4mQdEYaikan harga emas dan mendukung selera risiko, tetapi minat para investor yang mendasarinya tetap kuat,” tambah Cooper.

Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures di Chicago Phillip Streible mengatakan bahwa harga emas dapat menyentuh kisaran level harga USD 2.000 per ons pada akhir tahun nanti. Hal ini didorong oleh suku bunga riil yang lebih rendah, stimulus fiskal besar-besaran dan ekonomi yang lemah.

Hal ini mencerminkan daya tarik untuk emas, bahkan kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa SPDR Gold Trust mendekati level tertinggi sejak bulan April 2013.

Sementara itu di tempat lain, paladium naik sekitar 1,0 persen menjadi USD 1.979,74 per ons, platinum naik sekitar 0,5 persen menjadi USD 830,50 per ons, dan perak naik sekitar 0,7 persen menjadi USD 19,34.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *