Harga Emas Dunia Sudah Naik Sepanjang Tahun Ini

Harga Emas Dunia Sudah Naik 30 Persen Sepanjang Tahun Ini.

Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Kasus baru virus corona atau Covid-19 yang terus bertambah membuat para investor menyerbu komoditas dengan julukan safe haven ini.

Emas mencapai level tertinggi baru sepanjang masa, karena dolar yang merosot dan angka-angka ekonomi yang mengerikan telah memicu serbuan ke komoditas emas. Itu adalah bulan terbaik emas sejak Februari 2016, dan bulan positif kelima beruntun.

Sedangkan harga perak juga naik 4,2 persen ke posisi 24,34 dolar AS per ons, tentu saja untuk kenaikan bulanan sekitar 33 persen, terbesar sebagai rekor akan kembali seperti ke tahun 1982, didukung oleh investasi dan permintaan industri.

Mengutip CNBC, Selasa (3/8/2020) emas spot naik 0,58 persen ke posisi 1.970,81 dolar AS per ounce. Sementara emas berjangka AS menetap 1 persen lebih tinggi ke level 1.985,9 dolar AS, setelah sebelumnya menembus di atas 2.000 dolar AS untuk pertama kalinya dalam catatan.

Dolar berada di jalur untuk penurunan bulanan terbesar dalam hampir satu dekade.
Data menunjukkan ekonomi AS mengalami pukulan terberat sejak Depresi Hebat di kuartal kedua akibat pandemi.

Sementara investor juga bersiap menghadapi situasi politik yang tidak pasti di negara itu.

Emas telah naik hampir 30 persen sepanjang tahun ini, didorong oleh suku bunga rendah secara global dan stimulus luas dari bank sentral menambah dukungan untuk logam yang dianggap sebagai tempat berlindung dari inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Sementara itu, harga logam mulia yang lain platinum naik 0,4 persen diperdagangkan pada 916,3 dolar AS per ons, dan tampak membukukan kenaikan bulanan terbesar sejak Januari 2017.

Sedangkan paladium turun 0,04 persen diperdagangkan pada 2,134.10 dolar AS per ons, tetapi ditetapkan untuk kenaikan bulanan lebih dari 8 persen untuk pertama kali dalam 5 bulan terakhir.

 Harga emas hari ini, Minggu (2/8/2020) relatif stabil dari hari kemarin, Sabtu (1/8).

Menyadur dari laman resmi Pegadaian, emas Antam dihargai Rp 557.000 untuk ukuran 0,5 gram. Jika menggunakan satuan ukuran yang sama, harga yang dipatok untuk emas cetakan Antam Retro adalah Rp 510.000, emas cetakan Antam Batik Rp 615.000, dan emas cetakan UBS Rp 548.000.

Emas cetakan Antam dengan ukuran 1,0 gram dibanderol harga Rp 1.043.000. Sedangkan emas cetakan Antam Retro dihargai Rp 1.033.000. Begitu juga dengan emas cetakan UBS yang tidak terlalu jauh perbedaannya, yakni Rp 1.035.000. Ketiganya jauh lebih murah dibandingkan emas cetakan Antam Batik yang mencapai harga Rp 1.179.000.

Harga emas antam ukuran 100 gram di Pegadaian dihargai Rp 100.718.000 dan emas cetakan antam Retro dikenai harga Rp 99.567.000. Sementara, emas cetakan UBS dengan bobot 1000 gram dihargai 982.535.000.

Jika Anda ingin menjual emas antam, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penjualan emas (buyback). Menyadur dari laman Logam Mulia, selama kemasan masih ada dan tidak rusak, 1 gramnya akan dikenai harga Rp 926.000.

Seluruh pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP. Hal ini sesuai dengan PMK No.34/PMK.10/2017. Jadi, setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *