Harga Emas Merangkak Naik Karena Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Merangkak Naik Karena Pelemahan Dolar AS

Harga komoditas emas merangkak naik untuk hari ketiga berturut-turut karena pelemahan Dolar AS. Pada akhir perdagangan hari Kamis (Jumat pagi WIB), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Desember di divisi Comex New York naik 0,48% menjadi 1.964,30 dolar AS per ounce.

Dolar AS kembali melemah setelah sebelumnya Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan kebijakannya untuk mempertahankan suku bunga acuan dan terus mendukung pemulihan ekonomi zona Eropa dari dampak pandemi Covid-19.

tempat belajar forex gratis didimax

“Bank Sentral Eropa (ECB) benar-benar tidak mengubah kebijakannya, jadi kami melihat dolar AS jatuh di sini. Itu memberikan dampak positif untuk emas,” ujar Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Dolar AS melemah sekitar 0,1%, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, karena Euro naik setelah Presiden Bank Sentral Erop (ECB) Christine Lagarde mengatakan bahwa pihaknya masih terus mengawasi dengan cermat nilai tukar.

Klaim pengangguran mingguan AS naik ke level tinggi untuk minggu lalu, menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja yang melambat.

Menurut Bart Melek, pemulihan tidak terjadi secepat yang diharapkan. Ia menambahkan bahwa “ada kekhawatiran tentang gelombang kedua virus sehingga akan mempengaruhi pergerakan harga komoditas.

Pasar akan mencermati pertemuan kebijakan Federal Reserve AS ( The Fed) berikutnya yang dijadwalkan akan digelar padatanggal 15-16 September mendatang.

Sementara itu, Senat AS memblokir RUU Partai Republik yang akan memberikan sekitar $300 miliar bantuan baru untuk virus corona, karena Demokrat mendorong lebih banyak dana.

“Kami akan mendapatkan stimulus ekonomi yang berkelanjutan (dari Fed dan pemerintah AS), setidaknya selama enam bulan hingga satu tahun kedepan, dan itu akan menjadi katalis untuk emas,” ujar Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

Harga emas telah melonjak sekitar 29% pada tahun ini yang didukung oleh stimulus besar-besaran dan suku bunga mendekati nol dari bank-bank sentral global.

Logam lainnya, seperti perak untuk pengiriman bulan Desember naik sekitar 20,8 sen atau 0,77% menjadi $ 27,291 per ounce. Sedangkan Platinum untuk pengiriman bulan Oktober naik $ 16,1 atau sekitar 1,74% menjadi $ 941 per ounce.

Edukasi dan Bimbingan Trading Forex di Didimax

 

 

 

Source : Investor Daily

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now ButtonHubungi saya disini