Harga Emas Tertekan Akibat Kenaikan Saham Global

Harga Emas Tertekan Akibat Kenaikan Saham Global

Berita terbaru tentang forex dan komoditas hari ini yaitu Harga Emas Tertekan Akibat Kenaikan Saham Global – Pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta), Harga emas di pasar spot tertekan dikarenakan kenaikan bursa saham global. Para investor cukup optimistis melihat laporan ekonomi China.

Berdasarkan CNBC, Selasa (16/7/2019), harga emas di pasar spot mengalami pelemahan sekitar 026 persen menjadi USD 1.411 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka mengalami kenaikan 0,1 persen menjadi USD 1.413 per ounce.

Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua China lemah ke level terendah dalam 26 tahun di angka 6,2 persen. Walaupun turun tapi angka tersebut sesuai dengan perkiraan analis.

GRATIS EDUKASI DIDIMAX

Sejumlah laporan lain seperti produksi industri, penjualan ritel dan investasi di perkotaan sesuai dengan harapan pelaku pasar.

“Pasar saham melihat laporan ini secara positif dan sejumlah investor mulai memindahkan risiko investadi ke luar emas,” ujar Bart Melek yang merupakan analis TD Scurities di Toronto.

Bursa saham dunia naik ke level tertinggi dalam 18 bulan usai keluarnya laporan ekonomi dari China tersebut. Hal ini mengakibatkan kenaikan bursa saham tersebut memberikan tekanan kepada harga emas.

Selain itu, dolar Amerika Serikat mengalami penguatan atas sejumlah mata uang utama dunia. Penguatan ini memberikan beban kepada emas dikarenakan investor harus mengeluarkan uang yang lebih banyak jika bertransaksi dengan mata di luar dolar Amerika Serikat.

“Dolar Amerika Serikat terlihat sudah mendapat sejumlah dukungan dan hal tersebut menjadi beban bagi harga emas,” ujar Tai Wong yang merupakan analis BMO.

https://youtu.be/D3FwiMcRzo4

Investor tengah menunggu laporan lain pada minggu ini. Lpaoran tersebut antara lain penjualan ritel Amerika Serikat dan produksi industri. Hal tersebut untuk melihat pertumbuhan ekonomi negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Bank Sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve (the Fed) mempublikasikan Beige Book pada Rabu nanti. Pelaku pasar akan melihat arah kebijakan bank sentral dari data tersebut.

Selain itu, pelaku pasar juga akan melihat pandangan the Fed tentang perang dagang dan pengaruhnya atas pertumbuhan ekonomi.

CARA DAFTAR AKUN DEMO TRADING DI DIDIMAX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *